Pandangan hukum Islam terhadap status nasab anak hasil kloning

Fadzilah, Nurul (2014) Pandangan hukum Islam terhadap status nasab anak hasil kloning. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
102111056_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (352kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111056_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (263kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111056_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (373kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111056_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111056_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (347kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111056_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111056_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (106kB) | Preview

Abstract

Dewasa ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berkembang pesat. Seiring dengan kemajuan dan perkembangan zaman, dunia juga mengalami perkembangannya di berbagai bidang. Salah satunya adalah kemajuan di bidang ilmu kedokteran yaitu kloning pada manusia. kloning pada manusia merupakan suatu usaha untuk menciptakan duplikat suatu organisme melalui proses aseksual. Adapun dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan hukum Islam terhadap proses kloning pada manusia dan status nasab anak hasil kloning menurut pandangan hukum Islam. Dalam penelitian skripsi ini penulis yaitu metode penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau perilaku yang diamati. Dan jenis penelitian ini adalah library research, yaitu serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian, yaitu dengan mengumpulkan teori-teori, pendapat para ahli dan karangan ilmiah lainnya yang ada relevansinya dengan pembahasan skripsi ini. Untuk mengolah data yang diperoleh penulis menggunakan metode deskriptif analitis. Metode deskriptif analitis ini untuk memberikan data yang seteliti mungkin dan menggambarkan sikap suatu keadaan dan sebab-sebab dari suatu gejala tertentu, untuk dianalisis dengan pemeriksaan secara konseptual atas suatu pendapat, sehingga dapat diperoleh suatu kejelasan arti seperti yang terkandung dalam permasalahan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasab anak hasil kloning pada manusia dengan menggunakan sel somatik suami diperbolehkan, karena bukan merupakan perbuatan penciptaan manusia. Seperti halnya bayi tabung, kloning merupakan rekayasa reproduksi aseksual untuk mendapatkan keturunan, bedanya kloning tidak menggunakan sperma melainkan sel somatik. Dalam kloning maupun bayi tabung, manusia tidak mempunyai hak sama sekali untuk meniupkan ruh, melainkan hanya Allah yang berhak. Maka disimpulkan bahwa kloning pada manusia adalah diperbolehkan. Dengan alasan bahwa penciptaan keturunan tidak lewat hubungan tubuh suami istri itu adalah sesuatu yang baru maka kloning sel diperbolehkan karena ini kemajuan ilmu teknologi. Untuk nasab anak hasil itu tergantung pada prosesnya, proses dan sel somatik yang di gunakan. jika sel dari pasangan suami istri yang terikat perkawinan yang sah maka anak hasil kloning disebut anak sah. Sedangkan tercegahnya hukum-hukum syara' juga terjadi karena mereka dalam ikatan perkawinan yang sah. akan tetapi Jika proses kloning dilakukan oleh bukan suami istri maka anaknya disebut anak zina karena prosesnya sama-sama diluar pernikahan yang sah. apabila sel dari seorang wanita dan diletakkan di rahim pemilik sel lalu dikandungnya dan dilahirkan, maka nasab anak tersebut ikut ibu yang melahirkannya. Sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Mujadilah ayat 2.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bayi tabung; Anak hasil kloning
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
500 Natural sciences and mathematics > 570 Life sciences
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Additional Information: Pembimbing: Nur Hidayati Setyani, SH., MH; Dr. H. Tholkhatul Khoir, M.Ag.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 19 Mar 2015 08:37
Last Modified: 19 Mar 2015 08:37
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3721

Actions (login required)

View Item View Item