Analisis pendapat Ibnu Abbas tentang makna walad dan implikasinya terhadap kewarisan saudara bersama anak dalam proses legislasi nasional

Sakinah, Umi (2014) Analisis pendapat Ibnu Abbas tentang makna walad dan implikasinya terhadap kewarisan saudara bersama anak dalam proses legislasi nasional. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
102111063_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (854kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111063_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111063_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (469kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111063_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (529kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111063_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (338kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111063_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text
102111063_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (98kB) | Preview

Abstract

Masalah harta warisan merupakan permasalahan umat Islam yang sering menimbulkan permusuhan dalam sebuah keluarga dikarenakan karena kecenderungan manusia yang senang dengan harta. Fenomena adanya perebutan harta warisan telah ada sejak jaman jahiliyah dimana pada masa itu orang-orang yang berhak mendapatkan waris yaitu mereka yang laki-laki, berfisik kuat, dan memiliki kemampuan untuk memanggul senjata dalam peperangan. Oleh karena itu anak-anak serta perempuan tidak berhak mendapatkan warisan. Namun setelah Islam datang dibuatlah sebuah aturan yang rapi tentang hukum kewarisan, tentang siapa-siapa yang berhak mendapatkan waris dan tidak mendapatkan waris. Dalam penelitian ini penulis menekankan pada pembagian hak waris seorang saudara jika bersama dengan anak, dari hasil pemaknaan Ibnu Abbas atas dasar kata walad. Apakah saudara masik berhak atau tidak menerima waris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kepustakaan yang bersifat kualitatif (library reasearch) yakni setrangkaian kegiatan penelitian berupa mencari dan mengumpulan data-data dan informasi dengan bantuan bermacam-macam materi seperti, buku-buku, dokumen, media online atau internet, dan sumber bacaan lainnya yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Untuk analisis data, penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif oleh karena itu, untuk menganalisis data yang telah diperoleh selama penelitian penulis menggunakan content analisis, yakni dengan menganalisis data yang khusus untuk menghasilkan kesimpulan yang umum. Hasil penelitian yang penulis peroleh adalah dalam memaknai makna walad Ibnu Abbas memaknai dengan anaka laki-laki maupun perempuan, pemaknaan tersebut berdasarkan makna musytarok dari kata walad tersebut yakni mencakup anak laki-laki maupun perempuan yang berimplikasi pada hak waris seorang saudara yakni, apabila ada anak perempuan bersamaan dengan saudara perempuan maka saudara tiak mendapatkan apapun (mahjub) sedangkan dalam kajian fiqih sunni beranggapan bahwa saudara perempuan mendapatkan waris dengan jalan ashabah a’al ghair karena fiqih sunni beranggapan bahwa anak yang dapat menghalangi hak waris saudara yaitu hanya anak laki-laki saja.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Walad; Hukum kewarisan Islam; Harta warisan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. A. Ghazali, M.Si.; Yunita Septiana Dewi, M.Ag.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 19 Mar 2015 08:56
Last Modified: 19 Mar 2015 08:56
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3725

Actions (login required)

View Item View Item