Pendidikan Integrasi-Interkoneksi (PAI Bidang Akhlak dengan Kewirausahaan di SMK “Hasan Kafrawi” Pancur Mayong Jepara)

Miftahurroqib, Miftahurroqib (2009) Pendidikan Integrasi-Interkoneksi (PAI Bidang Akhlak dengan Kewirausahaan di SMK “Hasan Kafrawi” Pancur Mayong Jepara). Masters thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
Miftahurroqib_Tesis_Sinopsis.pdf - Submitted Version

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Miftahurroqib_Tesis_Coverdll.pdf - Cover Image

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Miftahurroqib_Tesis_Bab1.pdf - Submitted Version

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Miftahurroqib_Tesis_Bab2.pdf - Submitted Version

Download (354kB) | Preview
[img] Text
Miftahurroqib_Tesis_Bab3.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (180kB)
[img] Text
Miftahurroqib_Tesis_Bab4.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (82kB)
[img]
Preview
Text
Miftahurroqib_Tesis_Bab5.pdf - Submitted Version

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Miftahurroqib_Tesis_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (23kB) | Preview

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu bentuk instrumen masyarakat untuk memenuhi harapan-harapannya. Sebagai instrument masyarakat pendidikan memiliki tugas konservasi (Conservative Function) terhadap warisan sosial budaya masyarakat. Sebagai transfer nilai-nilai yang dianut dalam masyarakat, dan tugas penginterfensian inovasi (Progres Function) dengan menciptakan transaksi dan transformasi daya-daya insaniyah untuk menciptakan kualitas manusia yang diharapkan. Dalam rangka ini pendidikan kegiatan pendidikan mengandung muatan nilai-nilai atau moralitas tertentu yang dikembangkan secara terarah dan sistematis melalui pendekatan integrasi-interkoneksi nilai-nilai yang relevan. Pelaksanaan pendidikan di Indonesia agaknya masih bias kognitif dan cenderung kurang memberi perhatian pada pengembangan aspek sikap dan ketrampilan. pembelajaran di sekolah-sekolah sudah seharusnya dirancang untuk proses learning to know (belajar untuk tahu), learning to do (belajar untuk melakukan), learning to live to together (belajar untuk menjadi diri sendiri). Secara normatif konseptual dalam Islam tidak terdapat dikotomi ilmu. Baik al-Qur'an maupun hadits tidak memilah antara ilmu yang wajib dipelajari dan yang tidak. Dikotomi dalam Islam timbul sebagai akibat dari beberapa hal. Pertama, faktor perkembangan pembidangan ilmu itu berbagai cabang disiplin ilmu, bahkan anak cabangnya. Kedua, faktor historis perkembangan umat Islam ketika mengalami masa kemunduran sejak abad pertengahan. Ketiga, faktor internal kelembagaan pendidikan Islam yang kurang mampu melakukan upaya pembenahan dan pembaharuan akibat kompleknya problematika ekonomi, politik, hukum, sosial dan budaya yang dihadapi umat Islam. Umat Islam perlu meninjau ulang format pendidikan Islam nondikotomik melalui upaya pengembangan struktur keilmuan yang integratif-interkonektif, agar dapat dicapai konsep keutuhan ilmu. Yang dimaksud integratif disini adalah keterpaduan kebenaran wahyu (burhan qauli) dengan bukti-bukti yang ditemukan di alam semesta (burhan kauni). Sedangkan interkonektif adalah keterkaitan satu pengetahuan dengan pengetahuan yang lain akibat adanya hubungan yang saling mempengaruhi. Muara dari Integrasi-Interkoneksi nilai Kewirausahaan dalam kurikulum PAI SMK adalah merupakan usaha untuk menyatukan dan menjadikan sebuah keterhubungan antara keilmuan agama dalam aspek Akhlak dengan keilmuan kewirausahaan dalam upaya untuk membentuk etos kerja dan jiwa Kewirausahaan yang religius, sebagai salah satu misi Sekolah Menengah Kejuruan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), disamping mempunyai tujuan untuk mencetak manusia berjiwa entrepreneur sekaligus mempunyai tujuan untuk membentuk manusia yang berjiwa akhlak al karimah melalui muatan kurikulum pendidikan agama Islam (PAI). Akhlak menjadi jiwa dan tujuan pendidikan Islam. Oleh karena itu, semua proses pendidkan perlu diarahkan untuk membentuk akhlak.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Integrasi-Interkoneksi; Pendidikan Agama Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Program Pascasarjana > Program Master (S2)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 03 Dec 2013 04:24
Last Modified: 03 Dec 2013 04:24
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/385

Actions (login required)

View Item View Item