Makna mitologi Ahad Wage di Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak

Fatmawati, Eli (2014) Makna mitologi Ahad Wage di Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
084111010_Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (501kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084111010_Bab1.pdf - Accepted Version

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084111010_Bab2.pdf - Accepted Version

Download (341kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084111010_Bab3.pdf - Accepted Version

Download (335kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084111010_Bab4.pdf - Accepted Version

Download (309kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084111010_Bab5.pdf - Accepted Version

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
084111010_Bibliografi.pdf - Bibliography

Download (175kB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul “Makna Mitologi Hari Ahad Wage Di Desa Jragung Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak” merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apa makna mitologi ahad wage bagi masyarakat di desa Jragung kecamatan Karangawen kabupaten Demak, bagaimana dampak positif dan negative makna ahad wage di desa Jragung kecamatan Karangawen kabupaten Demak. Sebagaimana yang terjadi pada warga masyarakat Jragung kecamatan Karangawen Demak, secara statistik mayoritas mereka beragama islam. Mereka sadar bahwa mereka tidak henti-hentinya bersyukur dan memohon berkah dan keselamatan yang dimanifestasikan dalam beribadah. Namun, mereka tetap memegang dan menjalankan adat yang mereka miliki. Adat tersebut berdasar pada sebuah keyakinan bahwa di setiap hari ahad wage masyarakat Jragung tidak berani melakukan sesuatu yang sifatnya sacral seperti walimahan, brokohan, bepergian jauh dan lain-lain. penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang di amati. Disini peneliti menggunakan sumber datanya berupa sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sebagai objek wawancara yaitu tokoh masyarakat, perangkat desa dan warga desa Jragung. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif deskriptif dan fenomenologi. Hasil keseluruhan penelitian ini adalah bahwa mitos ahad wage merupakan wasiat dari mbah gatel. Dalam mitos tersebut tidak ada pengaruh dari adat istiadat agama lain. Mitos tersebut suatu kepercayaan masyarakat desa Jragung untuk tidak melakukan aktifitas yang berbobot. Dan mitos ahad wage bukan termasuk tindakan syirik melainkan dengan semua itu menuju kepada Allah semata dengan adanya tradisi kepercayaan ini masyarakat lebih menghargai tradisi dan membangun toleransi antar warga khususnya di desa Jragung.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Mitologi; Mitos; Keyakinan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 201 Religious mythology, general classes of religion, interreligious relations and attitudes, social theology
300 Social sciences > 390 Customs, etiquette, folklore > 398 Folklore
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Additional Information: Pembimbing: Dr. H. Asmoro Ahmadi, M.Hum.; Rokhmah Ulfah, M.Ag.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 06 Apr 2015 03:42
Last Modified: 06 Apr 2015 03:42
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3854

Actions (login required)

View Item View Item