Pemahaman agama dan perilaku ekonomi sebagai faktor tingkat kesejahteraan nelayan di Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal

Saerozi, Saerozi (2012) Pemahaman agama dan perilaku ekonomi sebagai faktor tingkat kesejahteraan nelayan di Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Research report (Laporan penelitian). LP2M IAIN Walisongo, Semarang.

[img]
Preview
Text
Saerozi-Kesejahteraan_Nelayan_2012.pdf - Submitted Version

Download (767kB) | Preview
[img] Slideshow
Saerozi-Kesejahteraan_Nelayan_2012.ppt - Presentation

Download (594kB)

Abstract

Pengupayaan dakwah pada komunitas nelayan di Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal, dihadapkan pada suatu tantangan bahwa bagaimana dakwah yang mesti dilakukan dapat memberi jawaban atas peningkatan kesejahteraan dan kebahagiaan hidup para nelayan. Program-program penanggulangan kemiskinan yang diupayakan oleh Pemerintah di Kabupaten Kendal selama ini belum berhasil mengatasi kemiskinan. Namun menurut hemat saya, ketidakberhasilan tersebut tidak ada sedikitpun yang mengikutsertakan penggarapan program pengentasan kemiskinan dibidang “kehidupan keberagamaan”. Padahal “kehidupan keberagamaan” ini sangat penting untuk digarap. Peran majlis ta’lim diharapkan dapat mengisi kekurangan tersebut. Namun bagaimana itu diupayakan? Maka tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengetahui pengaruh pemahaman agama terhadap perilaku ekonomi, (2) mengetahui pengaruh perilaku ekonomi terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan di Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) ada pengaruh antara tingkat pemahaman agama terhadap perilaku ekonomi, (2) ada pengaruh perilaku ekonomi terhadap Kesejahteraan Masyarakat Nelayan di Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. Populasi (subjek) penelitian dalam penelitian ini adalah Masyarakat Nelayan miskin di Desa Gempolsewu yang benar-benar berprofesi khusus Nelayan yang berjumlah 150 orang. Mengacu pada (Arikunto, 2000), jika populasi bersifat homogen maka sampel diambil minimal 20%, dalam penelitian ini sampel yang diambil yaitu 40 orang nelayan miskin dengan tehnik random sampling. Teknik penggalian data dengan cara angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Sederhana dengan paradigma korelasi berurutan. Hasil penelitian diperoleh bahwa: Pemahaman Agama nelayan miskin di Desa Gempolsewu Kendal menunjukkan penilaian 2480 (berbanding 2480 : 3840 = 64,6 %) dalam kategori ”Cukup”, dengan nilai masing-masing indikator: Indikator keimanan nilai 1161 (berbanding 1161 : 1680 = 69,1 %) dalam kategori ”Cukup”. Indikator keislaman nilai 886 (berbanding 886 : 1560 = 56,8 %) dalam kategori ”Kurang”. Indikator Keihsanan nilai 433 (berbanding 433 : 600 = 72,2%) dalam kategori ”Cukup). Perilaku ekonomi nelayan miskin di Kelurahan Desa Gempolsewu Kendal menunjukkan penilaian 2095 (berbanding 2095 : 3000 = 69,8 %) dalam kategori ”Cukup”, dengan nilai masing-masing indikator: Indikator perilaku produksi nilai 547 (berbanding 547 : 840 = 65,1 %) dalam kategori ”Cukup”. Indikator perilaku konsumsi nilai 637 (berbanding 665 : 1080= 61,6 %) dalam kategori ”Cukup”. Indikator perilaku distribusi nilai 888 (berbanding 888 : 1080 = 82,2 %) dalam kategori ”Bagus). Uji hipotesis menunjukkan bahwa: (1) Pengaruh antara pemahaman agama terhadap perilaku ekonomi nelayan di Desa Gempolsewu Rowosari Kendal menunjukkan hubungan regresi yang ”substansial” dengan nilai R = 0,562. Sedangkan nilai sumbangannya R2 = (0,562)2 = 0,316 = 31,6 %, (2) Pengaruh antara perilaku ekonomi terhadap kesejahteraan nelayan di Desa Gempolsewu Rowosari Kendal menunjukkan hubungan regresi yang ”kuat” dengan nilai R = 0,868. Sedangkan nilai sumbangannya R2 = (0,868)2 = 0,753 = 75,3 %. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah Dalam meningkatkan pemahaman agama dan juga perilaku ekonomi pada masyarakat Nelayan di Desa Gempolsewu, maka para ustadh/da’i/ mubaligh yang mengasuh majelis ta’lim lebih berusaha lagi dalam dakwahnya pada para nelayan yang belum mau mengikuti pengajian dengan berbagai macam setrategi misalnya door to door, dan juga lebih memperhatikan keikutsertaan keluarga nelayan miskin dengan memperhatikan kebutuhan ekonomi mereka. Perlu adanya penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang berkorelasi dengan perilaku ekonomi nelayan, dan juga kesejahteraan masyarakat Nelayan di Desa Gempolsewu dengan faktor seperti: faktor individu, faktor budaya, faktor kelompok, faktor sistem, faktor modal, etos kerja, dan faktor situasional.

Item Type: Monograph (Research report (Laporan penelitian))
Uncontrolled Keywords: Pemahaman agama; Perilaku ekonomi; Kesejahteraan nelayan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 201 Religious mythology, general classes of religion, interreligious relations and attitudes, social theology
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Laporan Penelitian (Research Reports)
Depositing User: Miswan Miswan
Date Deposited: 16 Apr 2015 09:06
Last Modified: 16 Apr 2015 09:06
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/3989

Actions (login required)

View Item View Item