Cooperative learning tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi menghitung luas segi banyak kelas VI MI Raudlatussibyan Sampang Demak tahun pelajaran 2014/2015

Sukir, Sukir (2014) Cooperative learning tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi menghitung luas segi banyak kelas VI MI Raudlatussibyan Sampang Demak tahun pelajaran 2014/2015. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
133911213_coverdll.pdf - Accepted Version

Download (508kB) | Preview
[img]
Preview
Text
133911213_bab1.pdf - Accepted Version

Download (178kB) | Preview
[img]
Preview
Text
133911213_bab2.pdf - Accepted Version

Download (366kB) | Preview
[img]
Preview
Text
133911213_bab3.pdf - Accepted Version

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
133911213_bab4.pdf - Accepted Version

Download (342kB) | Preview
[img]
Preview
Text
133911213_bab5.pdf - Accepted Version

Download (14kB) | Preview
[img]
Preview
Text
133911213_bibliografi.pdf - Bibliography

Download (911kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Apakah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar belajar peserta didik Kelas VI MI Raudlotussibyan Sampang Karangtengah Demak pada materi menghitung luas segi banyak. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) pada peserta didik Kelas VI MI Raudlotussibyan Sampang Demak. Obyek penelitian ini adalah di MI Raudlotussibyan Sampang Demak. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan satu kelas untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yaitu Kelas VI yang berjumlah 24 peserta didik yang terdiri dari 12 putra dan 12 putri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah , observasi terbuka, dokumentasi, dan tes evaluasi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar yaitu nilai rata- rata ≥ 75 dengan ketuntasan belajar ≥75%. Pada penelitian tindakan kelas ini dirancang 2 (dua) siklus. Setiap siklus ada 4 (empat) tahap yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), Pengamatan (observation), dan refleksi (reflection).. Masing-masing siklus dilaksanakan dengan satu kali pertemuan. PTK berfokus pada kelas atau pada proses pembelajaran yang terjdi di kelas, pada input (silabus, materi, dan lain-lain) ataupun out put (hasil belajar). PTK harus bertujuan atau mengenai hal- hal yang terjadi di dalam kelas. Pada tahap siklus I setelah dilaksanakan tindakan nilai rata-rata peserta didik 76,67 dengan ketuntasan belajar klasikal 80,33% Kemudian pada siklus II setelah diadakan evaluasi pelaksanaan tindakan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yaitu mencapai 90 dengan ketuntasan belajar klasikal 91,67% Dari dua tahap tersebut jelas bahwa ada peningkatan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Namun dari penelitian tersebut terdapat peserta didik yang dari tahap siklus I dan siklus II mempunyai nilai skor terakhir dan nilai tes akhirnya dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75, hal ini disebabkan karena beberapa hal yaitu karena kondisi keluarga yang tidak mendukung dan karena memang daya ingat atau tingkat intelektualitas yang rendah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pokok menghitung luas segi banyak Kelas VI MI Raudlotussibyan Sampang Demak Tahun Pelajaran 2014/2015. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada semua pihak (peserta didik, guru, Madrasah) di MI Raudlotussibyan Sampang Demak untuk dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika dan dapat memberikan dorongan atau motivasi belajar kepada peserta didik agar bisa berprestasi dan berkompetisi dengan sehat. Peneliti memberikan saran bagi untuk menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam kegiatan pembelajaran matematika, perlu mempertimbangkan waktu kerena pembelajaran kooperaitf tipe ini relatif memakan waktu yang lebih banyak sehingga guru harus mampu mengatur waktu sebaik mungkin.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Cooperative learning; Hasil belajar; Metode pembelajarn; Matematika untuk sekolah dasar
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
300 Social sciences > 370 Education > 372 Elementary education > 372.7 Berhitung dan matematika untuk pendidikan dasar
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Additional Information: Pembimbing: Mujiasih, M. Pd.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 19 Jun 2015 08:57
Last Modified: 19 Jun 2015 08:57
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4158

Actions (login required)

View Item View Item