Pengaruh penggunaan model pembelajaran guided discovery terhadap hasil belajar fisika materi pokok zat dan wujudnya kelas VII di MTs N Pamotan Rembang

Nurchayati, Lilis (2009) Pengaruh penggunaan model pembelajaran guided discovery terhadap hasil belajar fisika materi pokok zat dan wujudnya kelas VII di MTs N Pamotan Rembang. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
3105239 _ Coverdll.pdf - Accepted Version

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105239 _ Bab 1.pdf - Accepted Version

Download (31kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105239 _ Bab 2.pdf - Accepted Version

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105239 _ Bab 3.pdf - Accepted Version

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105239 _ Bab 4.pdf - Accepted Version

Download (59kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105239 _ Bab 5.pdf - Accepted Version

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3105239 _ Bibliografhy.pdf - Bibliography

Download (15kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : mengetahui proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran guided discovery pada materi zat dan wujudnya di MTs N Pamotan Rembang dan bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran guided discovery terhadap hasil belajar fisika materi zat dan wujudnya di MTs N Pamotan Rembang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yang dilaksanakan di MTs N Pamotan Rembang. Sample dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII E sebagai kelas kontrol, dan kelas VII C sebagai kelas eksperimen, yang masing-masing kelas memiliki jumlah siswa sebanyak 40 peserta didik. Adapun teknik pengambilan sampel ini dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi untuk mengambil data nama peserta didik yang termasuk dalam populasi dan sampel penelitian. Selain itu digunakan metode tes (multiple choice tes) untuk memperoleh data tentang hasil belajar. Sebelum diberi perlakuan kedua kelas diuji keseimbangannya dengan uji normalitas dan homogenitas. Kemudian kedua kelas diberi perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen diberi pembelajaran dengan model pembelajaran guided discovery sedangkan kelas kontrol tidak menggunakan model pembelajaran guided discovery. Dalam uji hipotesis peneliti menggunakan Uji t-tes. Berdasarkan perhitungan Uji t-tes dengan taraf signifikansi 5% diperoleh t hitung = 3,624 sedangkan t tabel = 1,66. Karena t hitung > t tabel berarti rata-rata hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran guided discovery lebih baik untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, hal ini dapat dilihat dari hasil tes yang menunjukkan bahwa kelas eksperimen mendapat nilai rata – rata lebih tinggi yaitu 67,62 sedangkan kelas kontrol mendapat nilai rata – rata yang lebih kecil yaitu 57,12. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran fisika materi zat dan wujudnya yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran guided discovery lebih baik dari pada pembelajaran fisika tanpa menggunakan model pembelajaran guided discovery

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran; Hasil Belajar; Fisika
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
500 Natural sciences and mathematics > 530 Physics
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Fisika
Additional Information: Pembimbing: Wenty Dwi Yuniarti, S.Pd., M. Kom,; Drs. Ahmad Hasmi Hasona, MA.
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 11 Jun 2015 09:13
Last Modified: 11 Jun 2015 09:13
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4243

Actions (login required)

View Item View Item