Analisis konsep garis batas tanggal Saaddoe’ddin Djambek perspektif fiqih dan astronomi terhadap penentuan awal Bulan Kamariah

Mahendra, Erik (2015) Analisis konsep garis batas tanggal Saaddoe’ddin Djambek perspektif fiqih dan astronomi terhadap penentuan awal Bulan Kamariah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112111058.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Garis batas tanggal merupakan garis yang membagi Bumi menjadi dua wilayah yang mana wilayah sebelah Barat garis batas tanggal jumlah harinya berjumlah 29 hari sedangkan wilayah sebelah Timur garis batas tanggal jumlah harinya berjumlah 30 hari. Garis batas tanggal merupakan buah pemikiran dari sang mujaddid hisab yaitu Saaddoe’ddin Djambek. Konsep tersebut merupakan sebuah tawaran untuk menciptakan keseragaman dalam memulai aktivitas maupun untuk pelaksanaan ibadah. Konsep garis batas tanggal adalah salah satu disiplin pembahasan ilmu falak untuk penentuan awal bulan Kamariah. Ilmu falak sendiri merupakan sebagian dari ilmu fiqih dan astronomi. Sehingga penting untuk mengetahui pandangan fiqih dan astronomi terhadap garis batas tanggal hijriah. Dalam penelitian ini penulis mempunyai beberapa rumusan masalah yaitu : Pertama, bagaimana konsep garis batas tanggal Saaddoe’ddin Djambek terhadap penentuan awal bulan Kamariah?. Kedua, Bagaimana tinjauan astronomi terhadap garis batas tanggal Saaddoe’ddin Djambek untuk penentuan awal bulan Kamariah?. Ketiga, bagaimana tinjauan fiqih terhadap garis batas tanggal Saaddoe’ddin Djambek untuk penentuan awal bulan Kamariah?. Jenis dari penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan melalui kajian pustaka (library research). Sumber data yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu sumber data primer yaitu buku hisab awal bulan karya Saaddoe’ddin Djambek, sedangkan data sekunder diambil dari buku-buku, ensiklopedi, artikel maupun tulisan-tulisan yang berkaitan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi (documentation). Sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan yaitu : Pertama, konsep garis batas tanggal Saaddoe’ddin Djambek menggunakan data terbenam Matahari dan terbenam Bulan secara bersamaan sebagai titik batasnya, selanjutnya melakukan perhitungan perlintang untuk menemukan titik garis. Kedua, konsep garis batas tanggal Saaddoe’ddin Djambek jika ditinjau dari perspektif fiqih nampaknya konsep ini kurang tepat untuk diaplikasikan dalam penentuan awal bulan Kamariah. Hal ini dikarenakan konsep ini tidak menggunakan imkan al-rukyah untuk penentuan awal bulannya sebagaimana yang telah diperintahkan dalam Hadis Nabi. Ketiga, konsep garis batas tanggal Saaddoe’ddin Djambek jika ditinjau dari perspektif astronomi menghasilkan dua temuan yaitu teoritis dan praktik. Secara teoritis, konsep garis batas tanggal ini tidak bertentangan dengan kaidah astronomi, justru konsep ini merupakan disiplin keilmuan baru yang berkaitan dengan keilmuan falak. Secara praktik konsep garis batas tanggal Saaddoe’ddin Djambek ini kurang tepat jika digunakan untuk penentuan awal bulan Kamariah, karena tidak menggunakan imkan al-rukyah dalam penentuan awal bulannya.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Garis Batas Tanggal; Awal Bulan Kamariah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Additional Information: Pembimbing:Drs. H. Maksun, M. Ag.; Ahmad Syifaul Anam, SHI., MH.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 11 Aug 2015 06:18
Last Modified: 11 Aug 2015 06:18
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4300

Actions (login required)

View Item View Item