Penentuan awal Bulan Kamariah menggunakan metode Rukyah Hilal Hakiki (studi analisis pemikiran Achmad Iwan Adjie)

Maulidah, Fidia Nurul (2015) Penentuan awal Bulan Kamariah menggunakan metode Rukyah Hilal Hakiki (studi analisis pemikiran Achmad Iwan Adjie). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112111062.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Diskursus penentuan awal bulan Kamariah, khususnya penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah menjadi sangat penting untuk dilakukan pengkajian. Mengetahui awal bulan Kamariah merupakan sebuah kebutuhan bagi masyarakat muslim, mengingat di dalamnya terdapat beberapa ketentuan ibadah seperti puasa, zakat, serta haji. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan semakin berkembang pula kriteria dan metode penentuan awal bulan, seperti halnya metode baru yang ditawarkan oleh Achmad Iwan Adjie. Ia mempunyai pandangan bahwasanya rukyah harus dilakukan sebagaimana praktik yang diajarkan oleh Nabi SAW. Metode ini juga menggunakan batas keterlihatan hilal tinggi, serta berpedoman pada keberlakuan rukyat global dengan batasan waktu Isya untuk mengambil hasil rukyat dari wilayah sebelah baratnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui : bagaimana analisis pemikiran Achmad Iwan Adjie dalam penentuan awal bulan menggunakan metode Rukyah Hilal Hakiki serta relevansi pemikiran Achmad Iwan Adjie dalam penentuan awal bulan menggunakan metode Rukyah Hilal Hakiki dalam tinjauan syar‘i dan astronomi. Dari dua rumusan masalah tersebut, penulis beranggapan akan bisa mengetahui secara mendalam tentang pemikiran Achmad Iwan Adjie dalam penentuan awal bulan Kamariah, serta relevansi dalam tinjauan syar‘i dan astronomi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan pengumpulan dokumen yang memiliki keterkaitan dengan pemikiran Achmad Iwan Adjie dalam penentuan awal bulan Kamariah. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research), karena teknis penekanan analisisnya lebih menggunakan pada kajian teks. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Rukyah Hilal Hakiki menggunakan rukyah dengan mata telanjang tanpa bantuan alat apapun, metode ini juga menggunakan batas keterlihatan hilal dengan ketentuan yang tinggi yakni elongasi 9,3° - 10,5°, umur bulan 12-15 jam setelah ijtimak, serta menentukan waktu Isya sebagai batas pengambilan hasil rukyat dari wilayah sebelah baratnya. Adapun dalam tinjauan syar‘i, metode ini berbeda dalam pemahaman tentang kesaksian rukyat, penggunaan bantuan alat dalam rukyat, konsep waktu Isya sebagai batas pergantian hari, serta batas waktu Isya untuk keberlakuan matlaknya. Adapun dalam tinjauan astronomi, metode ini menggunakan batas keterlihatan tinggi, berdasarkan hasil pengamatan dari luar wilayah Indonesia, sedangkan pedoman matlak metode ini akan menimbulkan perbedaan awal bulan, apabila wilayah timur tidak berhasil melihat hilal, sedangkan hilal hanya terlihat di wilayah sebelah barat, maka akan menimbulkan dua hari yang berbeda untuk awal bulan di Indonesia, ketika wilayah sebelah timur telah memasuki waktu Isya.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Awal Bulan Kamariah; Rukyah Hilal Hakiki
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. H. Muslich Shabir, M. A.; Drs. H. Slamet Hambali, MSI.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 11 Aug 2015 06:35
Last Modified: 11 Aug 2015 06:35
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4303

Actions (login required)

View Item View Item