Meditasi sebagai sarana mempertajam intuisi di Lembaga Seni Pernafasan Radiasi Tenaga Dalam Unit Psikosufistik UIN Walisongo Semarang

Hamzah, Zaifuddin (2015) Meditasi sebagai sarana mempertajam intuisi di Lembaga Seni Pernafasan Radiasi Tenaga Dalam Unit Psikosufistik UIN Walisongo Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
104411049.pdf - Accepted Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Meditasi merupakan sarana untuk mendapatkan keheningan, untuk mendapatkan fokus dan kesadaran yang tinggi dalam mempengaruhi kondisi kejiwaan (psikologis) dan fisik manusia. Meditasi adalah bentuk ritualitas untuk mendapatkan ketenangan yang hakiki, yang punya nilai-nilai guna sebagai sarana untuk menghilangkan stres, menyembuhkan segala penyakit, dan membantu seseorang menemukan potensi-potensi yang terdapat di dalam dirinya. Potensi tersebut yaitu kekuatan pikiran (intuisi), yang akan mempermudah mengakses data-data yang tersimpan di dalam alam bawah sadar, untuk memecahkan permasalahan-permasalahan dalam kehidupan. Termasuk untuk memutuskan segala keputusan dengan cepat dan tepat, dapat membaca potensi yang akan terjadi dalam jangka pendek atau jangka panjang, membaca pikiran seseorang yang dicurigai, untuk membaca dimensi lain. Maka, intuisi ini dapat difungsikan atau dimanfaatkan dengan sedemikian rupa, baik maksud maupun tujuannya dengan baik. Peneliti tertarik mengangkat permasalahan tentang Efektivitas Meditasi Sebagai Sarana Mempertajam Intuisi di Lembaga Seni Pernafasan Radiasi Tenaga Dalam Unit Psikosufistik Walisongo Semarang yang dipimpin oleh Shonief Hidayat ini, mengembangkan potensi-potensi manusia luar biasa yang ada dalam tubuh manusia melalui mengolah raga, olah rasa, dan olah jiwa. Ada dua tujuan penelitian ini dilakukan yakni Pertama, mengungkap dan menjelaskan sistem konsep maupun teknik Efektivitas Meditasi Sebagai Sarana Mempertajam Intuisi, yang dipraktekkan di Lembaga Seni Pernafasan Radiasi Tenaga Dalam. Kedua, untuk mengetahui lebih dalam tentang intuisi seperti apakah yang didapatkan setelah melakukan meditasi mempertajam intuisi. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka peneliti mengadakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Di mana penelitian ini, lebih mengandalkan manusia sebagai informasi kunci. Selanjutnya, di dalam penelitian kualitatif ini penulis melakukan analisa data secara induktif, mengarahkan sasaran penelitiannya pada usaha menemukan teori dari dasar, bersifat deskriptif, lebih mementingkan proses daripada hasil, membatasi studi dengan fokus, memiliki seperangkat kriteria untuk memeriksa keabsahan data, dasar penelitiannya bersifat sementara, dan hasil penelitiannya disepakati oleh dua pihak : peneliti dan subjek penelitian. Bentuk metode pengumpulan data menggunakan observasi serta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah adanya efektivitas meditasi sebagai sarana mempertajam intuisi di lembaga seni pernafasan radiasi tenaga dalam. melalui sarana meditasi itulah intuisi akan terasah lebih tajam intuisinya dan hasilnya pun lebih baik dari sebelumnya. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat dijelaskan bahwasanya efektivitas meditasi itu sangat berpengaruh sekali terhadap ketajaman intuisi para peserta di lembaga seni pernafasan radiasi tenaga dalam. Yang mana dengan tajamnya intuisi tersebut hidup ini akan lebih terarah dalam mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan dunia akhirat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Dr. Sulaiman, M. Ag.; Bahroon Ansori, M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Meditasi; Seni pernafasan; Intuisi
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 153 Mental processes and intelligence
100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 158 Applied psychology
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 15 Sep 2015 09:50
Last Modified: 15 Sep 2015 09:50
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4466

Actions (login required)

View Item View Item