Minat mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi angkatan 2011/2012 terhadap mukasyafah

Khadafi, Mohamar (2015) Minat mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi angkatan 2011/2012 terhadap mukasyafah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
104411068.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Secara garis besar, pengetahuan dapat diperoleh melalui beberapa jalan. Diantaranya adalah pengetahuan yang diperoleh melalui wahyu dan ilham atau intuisi. dalam hal ini, apa yang dianggap tidak signifikan dan tidak kognitif, dengan alasan tidak dapat divervikasi dan tidak empiris, tetap masih bisa bermakna, apabila pengetahuan dimaksud berasal dari wahyu. Karena, pengetahuan semacam itu adalah mutlak, pasti dan abadi. Oleh karena itu, persoalan-persoalan yang bersifat yang bersifat metafisis tidak dapat diperdebatkan. Sebab akal akal tidak punya kemampuan untuk memahami masalah-masalah misterius dan transendental. Dalam ranah tasawuf, ilmu mukasyafah adalah termasuk yang berasal dari pemberian langsung dari Allah SWT. melalui ilham. Adapun mukasyafah itu sendiri sering diartikan dengan terbukanya tirai ghaib yang menghalangi sesorang. Hal ini senada dengan apa yang dikatakan oleh al-Hifni (1985) menurutnya, kasyf diartikan sebagai penglihatan terhadap sesuatu di balik hijab, baik berupa makna-makna ghaib atau hal-hal yang haqiqi, secara empiris dan nyata (wujudan wa syuhudan) Mahasiswa tasawuf dan psikoterapi merupakan mahasiswa yang religious juga kental dengan agamanya, yang mempelajari tentang tasawuf, juga mempelajari ilmu tarekat beserta suluknya. Yang mana suluk adalah jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. yaitu berupa pempraktekan atau penerapan suluk dalam kehidupan sehari-hari, dengan tujuan agar selalu ingat, selalu dekat dan selalu mendapatkan ridho-Nya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif-kualitatif. Pendekatan ini dilakukan dengan metode analisis deskriftif. Sumber data dalam penelitian ini bersumber dari subjek dimana data yang dapat diperoleh. Pertama data primer merupakan sumber data yang diperoleh langsung dari sumber asli). Data primer dalam skripsi ini adalah data atau hasil penelitian yang diperoleh melalui angket, wawancara. Kedua data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara. Data sekunder dalam skripsi ini adalah didapat dari buku-buku yang mengandung tentang ilmu mukasyafah untuk melengkapi data penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada mahasiswa tasawuf dan psikoterapi angkatan 2011/012 Faultas Ushuluddin IAIN walisongo semarang dapat disimpulkan bahwa minat mahasiswa terhadap mukasyafah masih perlu mendapatkan perhatian dan perlu di tingkatkan lagi. Karena, banyak yang berminat tetapi jarang berusaha terpenuhinya minat terhadap mukasyafah. Disamping menjadi mahasiswa tasawuf, tentunya sangat dibutuhkan agar hati menjadi jernih sehingga informasi dapat diakses oleh hati (qalbu) dengan mudah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Tasawuf dan psikoterapi; Intuisi; Mukasyafah
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 152 Perception, movement, emotions, drives
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.4 Sufism > 297.45 Sufi ethics
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tasawuf dan Psikoterapi
Additional Information: Pembimbing: Dr. In’ammuzzahidin, M. Ag.; Fitriyati, S. Psi., M. Si.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 16 Sep 2015 03:24
Last Modified: 16 Sep 2015 03:24
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4468

Actions (login required)

View Item View Item