Penafsiran Abu Bakar Jabir Al-Jazairi terhadap ayat-ayat yang berkaitan tentang lingkungan hidup dalam Tafsir Al-Aisar

Fatmawati, Diyan (2015) Penafsiran Abu Bakar Jabir Al-Jazairi terhadap ayat-ayat yang berkaitan tentang lingkungan hidup dalam Tafsir Al-Aisar. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
114211066.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Al-Qur’an yang notabenenya menjelaskan segala hal, secara tersurat maupun tersirat telah banyak menyinggung tentang lingkungan hidup. Dan itu jauh masanya sebelum manusia diera ini mengenal dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Lingkungan hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan perikehipan dan kesejahteraan manusia beserta makhlum hidup lainnya. Lingkungan menyediakan sumber daya alam yang dibutuhkan manusia untuk menunjang kehidupannya. Menyinggung tentang lingkungan hidup, dalam penafsiran al-Qur’an juga mengalami kemajuan dan perkembangan dalam penafsirannya. Tidak seperti periode awal, di era kontemporer makin bermunculan para mufasir yang salah satunya pengarang kitab al-Aisar adalah Abu Bakar Jabir al-Jazairi. Dia dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an menggunakan metode yang khusus, yaitu dengan cara menjelaskan makna kata perkata secara literal dan diakhiri dalam setiap penafsirannya dengan pelajaran-pelajaran (fawaid) yang dapat diambil dari ayat tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian library reserch dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan sumber utama dari penelitian ini adalah beberapa ayat dari al-Qur’an tentang lingkungan hidup dari Tafsīr al-Aisar karya Abu Bakar Jabir al-Jazairi. Sedangkan sumber sekundernya dari beberapa literatur berupa buku, jurnal, artikel maupun internet yang mempunyai kaitan dengan pembahasan yang dilakukan oleh penulis. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa penafsiran Abu Bakar Jabir al-Jazairi dalam Tafsīr al-Aisar terkait ayat-ayat tentang lingkungan hidup terdapat dari dalam surat al-Hijr/ 15: 19-20, ar-Rūm/ 30: 24, ar-Rahmān/ 55: 10, Hūd/ 11: 61, al-Mulk 67: 15, al-Mursalāt/ 77: 25-27, as-Syu’arā/ 26: 7-8, al-Ghāsyiyah/ 88: 17-21, ar-Rūm/ 20: 41-42, al-Baqarah/ 2: 11, al-A’rāf/ 7: 56, al-Qaṣaṣ/ 28: 77, al-Baqarah/ 2: 204-205. Dinyatakan bahwa kerusakan di bumi itu disebabkan oleh perbuatan tangan manusia. Kerusakan di bumi tidak hanya di darat dan di laut saja, tetapi juga di udara. Seperti terjadinya kekeringan, membubuh manusia, merusak tanaman, merampas harta, merusak pikiran dengan sihir, merusak kehormatan dengan zina, dan berbuat dosa-dosa besar. Akibat dari perbuatannya itu Allah menimpakan azab baik itu berupa harta, badan, kehormatan. Manusia diciptakan di bumi sebagai wakil Allah yaitu untuk menjaga, memelihara, dan melestarikan bumi. Bukan untuk merusaknya. Artinya, manusia harus menjaga keberlangsungan fungsi bumi, sebagai tempat kehidupan makhluk Allah termasuk hewan, tumbuhan, dan manusia.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Lingkungan Hidup; Al-Qur'an dan lingkungan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1228 Nonreligious subjects treated in the Al-Quran
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tafsir Hadis
Additional Information: Pembimbing: Muhtarom, M. Ag.; Moh Masrur, M. Ag.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 31 Oct 2015 02:48
Last Modified: 31 Oct 2015 02:48
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4525

Actions (login required)

View Item View Item