Masyarakat sipil dan dialog antar umat beragama (studi komparasi Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Semarang)

Rohwan, Rohwan (2015) Masyarakat sipil dan dialog antar umat beragama (studi komparasi Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Semarang). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
094311006.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Damai bukanlah suatu mimpi atau cita-cita sebuah masyarakat. Proses dialog antar umat beragama menjadi penting ketika kita berbicara mengenai hubungan masing-masing agama dan kepercayaan. Karena tanpa dialog cita-cita kedamaian dan kerukunan hanya menjadi utopia yang kosong. Namun dalam perkembangannya dialog antar umat beragama mesih menuai banyak kekurangan dan hambatan. Pokok permasalahan yang diangkat dalam skripsi ini adalah bagaimana dialog antar umat beragama yang dilakukan eLSA Semarang, dan yang dilakukan FKUB kota Semarang, serta faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dialog antar umat beragama? Untuk memjawab permasalahan diatas, dilakukan upaya penelitian, dengan metode field research. Data primer yang digunakan adalah hasil pengamatan dan penelitian penulis langsung kepada direktur eLSA dan ketua FKUB berkenaan dengan agenda dan program kerja dialog antarumat beragama oleh eLSA dan FKUB kota Semarang. Sedangkan data sekunder diperoleh dari atau pihak lain, misal berupa laporan-laporan, buku-buku, jurnal penelitian, artikel dan majalah ilmiah yang berkaitan dengan masalah penelitian. Data yang telah terkumpul disusun, ditelaah kemudian dianalisis dengan metode deskriptif analisis. Dari hasil penelitian, penulis berkesimpulan bahwa dialog antar umat beragama yang dilakukan oleh eLSA dan FKUB kota Semarang terdapat perbedaan. Dalam penyeselesaian konflik agama FKUB kota Semarang menyelesaikannya dengan memfasilitasi proses dialog. Tahapan yang dilakukan yaitu pembukaan, pelaksanaan dialog sesuai kajian materi, tanya jawab, tanggapan narasumber, kesimpulan, penutup. Faktor yang mendukung pelaksanaan dialog secara umum sama yaitu (a) anggota yang terdidik, (b) akses informasi digital dan cetak yang cukup tersedia di eLSA, (c) perpustakaan, (d) gazebo tempat dialog yang nyaman, (e) kantor berada di Semarang, dan dari FKUB kota Semarang (a) keanggotaan yang mewakili masing-masing agama, (b) fasilitas dan pendanaan diberikan oleh pemerintah kota, (c) loasi kantor yang strategis, (d) aturan dan undang undang yang telah dibuat. Dan menghambat antara lain (a) Tidak mau memperjuangkan hak-haknya atau kebenaran, (b) Pemerintah tidak memiliki pollitical well, (c) Pemerintah tidak begitu inten mensosialisasikan tentang kebebasan beragama dan berkeyakininan, (d) Personil eLSA yang sangat terbatas, dan (e) faktor pendanaan. Dan dari FKUB kota Semarang antara lain (a) Keterbatasan team pelaksana, (b) Kesadaran masyarakat akan dialog belum cukup dewasa, dan (c) Keberadaan FKUB sebagai lembaga kerukunan dan pengaduan belum banyak diketahui oleh masyarakat

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Dialog antar umat beragama; Kerukunan antar umat beragama
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 201 Religious mythology, general classes of religion, interreligious relations and attitudes, social theology
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Perbandingan Agama
Additional Information: Pembimbing: Dr. Imam Taufiq, M. Ag.; Ahmad Afnan Ansori, M.A., M. Hum.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 01 Sep 2015 04:36
Last Modified: 01 Sep 2015 04:36
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4540

Actions (login required)

View Item View Item