Profil proses berpikir kreatif siswa kelas X menurut Wallas dalam memecahkan masalah pada materi pokok gerak lurus ditinjau dari jenis kelamin dan prestasi belajar Fisika (studi deskriptif analitis siswa kelas X MAN 1 Sragen tahun ajaran 2014/2015)

Nurrahmah, Fatihatun (2015) Profil proses berpikir kreatif siswa kelas X menurut Wallas dalam memecahkan masalah pada materi pokok gerak lurus ditinjau dari jenis kelamin dan prestasi belajar Fisika (studi deskriptif analitis siswa kelas X MAN 1 Sragen tahun ajaran 2014/2015). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
103611032.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil proses berpikir kreatif siswa kelas X menurut Wallas dalam memecahkan masalah pada materi pokok gerak lurus ditinjau dari jenis kelamin dan prestasi belajar fisika di MAN 1 Sragen serta memberikan solusi alternatif model pembelajaran yang tepat untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa. Kajian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan proses berpikir kreatif siswa ditinjau dari jenis kelamin dan prestasi belajar serta perlunya perhatian khusus terhadap perkembangan berpikir kreatif siswa untuk menghadapi era globalisasi. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagaimana profil proses berpikir kreatif siswa berdasarkan menurut tahapan Wallas berdasarkan jenis kelamin dalam memecahkan masalah pada materi pokok bahasan gerak lurus, (2) Bagaimana profil proses berpikir kreatif siswa menurut tahapan Wallas berdasarkan prestasi belajar fisika dalam memecahkan masalah pada materi pokok bahasan gerak lurus, (3) Bagaimanakah alternatif model pembelajaran untuk melath kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek ditentukan melalui purposive sampling dan didasarkan pada jenis kelamin dan prestasi belajar siswa. Akhirnya subjek yang terpilih adalah 6 orang yaitu: (1) siswa laki-laki berprestasi tinggi (Subjek LPT), (2) siswa laki-laki berprestasi sedang (Subjek LPS) (3) siswa laki-laki berprestasi rendah (Subjek LPR), (4) siswa perempuan berprestasi tinggi (Subjek PPT), (5) siswa perempuan berprestasi sedang (Subjek PPS) , (6) siswa perempuan berprestasi rendah (Subjek PPR). Teknik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi tiga yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi. Validasi data dilakukan dengan tiangulasi waktu. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: Proses berpikir kreatif berdasarkan jenis kelamin yaitu siswa laki-laki baik subjek LPT, LPS, dan LPR memiliki proses berpikir kreatif yang baik dalam memecahkan masalah berdasarkan tahap berpikir Wallas. Siswa laki-laki mampu memahami soal berbentuk grafik. Hasil tes menunjukkan tiap subjek laki-laki menjawab soal dengan benar dan mampu memecahkan masalah dengan lebih dari satu cara penyelesaian. Siswa perempuan, subjek PPT subjek PPS dan PPR memiliki proses berpikir kreatif kurang baik dalam memecahkan masalah berdasarkan tahap berpikir kreatif menurut Wallas. Siswa perempuan belum mampu memahami soal berbentuk grafik. Hasil tes menunjukkan dua subjek PPS dan PPR memiliki keterbatasan kemampuan dalam memecahkan masalah sehingga jawaban yang diperoleh salah. Proses berpikir kreatif berdasarkan prestaai belajar fisika menunjukkan bahwa siswa berprestasi tinggi memiliki kemampuan baik dalam memahami soal dan pemecahan masalah. Siswa berprestasi tinggi menjawab soal dengan benar dan dengan 3 cara. Sedangkan siswa berprestasi sedang maupun siswa berprestasi rendah untuk subjek laki-laki mampu mendapatkan 2 cara dengan jawaban benar. Untuk subjek perempuan mendapatkan jawaban salah dengan 1 cara. Alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa salah satunya adalah Creative Problem Solving (CPS)

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Berpikir kreatif; Fisika; Gerak Lurus; Metode Pembelajaran
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 371 School management; special education > 371.3 Metode, kegiatan belajar mengajar; metode pembelajaran
500 Natural sciences and mathematics > 530 Physics
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Fisika
Additional Information: Pembimbing: Amin Farih, M. Ag.; Andi Fadlan S. Si., M. Sc.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 31 Oct 2015 03:24
Last Modified: 31 Oct 2015 03:24
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4542

Actions (login required)

View Item View Item