Manajemen kewirausahaan (studi kasus di Pesantren Abdurrahman bin Auf Klaten)

Haqiqi, Ziyad Faroh (2010) Manajemen kewirausahaan (studi kasus di Pesantren Abdurrahman bin Auf Klaten). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
3105427.pdf - Submitted Version

Download (445kB) | Preview

Abstract

Dunia pendidikan terpuruk dikarenakan minimnya anggaran. Untuk memajukan program pendidikan dibutuhkan anggaran yang banyak. Sedangkan lembaga pendidikan masih saja hanya mengandalkan sumbangan dana yang dihimpun dari orang tua siswa dan kucuran dana dari pemerintah. Sekolah atau madrasah kurang bisa memaksimalkan potensi ekonomis yang dimiliki dalam usaha memperoleh dana tambahan. Skripsi ini membahas bagaimana manajemen kewirausahaan yang bisa diterapkan di lembaga pendidikan (pondok pesantren). Penelitian ini bertujuan 1) untuk mengetahui upaya pemanfaatan potensi ekonomis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Pesantren Wirausaha Agrobisnis Abdurrahman bin Auf Klaten. 2) untuk mengetahui pelaksanaan manajemen kewirausahaan di Pesantren Wirausaha Agrobisnis Abdurrahman bin Auf Klaten. 3) untuk mengetahui aplikasi nilai-nilai kewirausahaan di Pesantren Wirausaha Agrobisnis Abdurrahman bin Auf Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang menghasilkan data berbentuk uraian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data memakai observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan ialah analisis deskriptif kualitatif, yakni analisis non statistik. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan pertama, bahwa Pesantren Wirausaha Agrobisnis Abdurrahman bin Auf Klaten memanfaatkan potensi ekonomisnya dengan mendirikan kegiatan usaha peternakan sapi pedaging dan pembibitan, peternakan kambing, Rumah Potong Ayam, dan Kuadran Kanan Inspirational Training. Kedua, tahap-tahap pelaksanaan manajemen kewirausahaan di Pesantren Wirausaha Agrobisnis Abdurrahman bin Auf Klaten meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pemfasilitasian, pemotivasian, pemberdayaan, pembelajaran, pembaruan, pengawasan, dan evaluasi. Ketiga nilai-nilai kewirausahaan yang diaplikasikan di Pesantren Wirausaha Abdurrahman bin Auf adalah social entrepreneurship di mana semua keuntungan usaha sepenuhnya dikembalikan lagi ke pesantren untuk membiayai program pendidikannya. Di samping itu juga menerapkan nilai kepemimpinan yang unggul, inovasi terus menerus, cara pengambilan keputusan yang hati-hati, sikap tanggung jawab terhadap perubahan, bekerja secara ekonomis dan efisien, memiliki visi yang jauh kedepan, dan sikap hati-hati terhadap resiko. i Setelah selesai melakukan penelitian peneliti mengajukan rekomendasi bagi pengurus di lembaga lokasi penelitian agar lebih maksimal dalam memanfaatkan potensi ekonomisnya di bidang agrobisnis yang sesuai dengan visi lembaga. Sebaiknya tidak hanya bisnis peternakan saja yang menjadi unit usaha di Pesantren Wirausaha Abdurrahman bin Auf. Karya penelitian ini memberikan gambaran mengenai bagaimana sepatutnya kegiatan kewirausahaan yang dilakukan di lembaga pendidikan. Semoga karya ini bermanfaat.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Manajemen Kewirausahaan; Pondok Pesantren
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 330 Economics > 338 Production
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Fatah Syukur NC, M. Ag.; Dr. Mustofa, M. Ag.
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 05 Nov 2015 09:48
Last Modified: 05 Nov 2015 09:48
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4635

Actions (login required)

View Item View Item