Konstruksi berita pemilihan umum presiden tahun 2014 di majalah Tempo

Kusriyono, Rohman (2015) Konstruksi berita pemilihan umum presiden tahun 2014 di majalah Tempo. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
101211075.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) Republik Indonesia tahun 2014 banyak diberitakan oleh majalah Tempo. Dalam pilpres tersebut ada dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang bersaing untuk memperebutkan kursi kekuasaan tertinggi negara Indonesia, yaitu: pasangan Prabowo Subiyanto dengan Hatta Rajasa, serta pasangan Joko Widodo dengan Jusuf Kalla. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah yaitu: untuk mengetahui konstruksi berita pemilihan umum presiden 2014 di majalah Tempo, serta kecenderungan pemberitaan pilpres 2014 dan tinjauan dari perspektif jurnalistik Islami. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah framing. Framing adalah pendekatan untuk mengetahui cara pandang yang digunakan wartawan ketika menyeleksi isu dan menulis berita. Cara pandang pada akhirnya menemukan fakta apa yang diambil, bagian mana yang ditonjolkan dan dihilangkan, serta hendak dibawa ke mana berita tersebut. Analisis yang digunakan penulis adalah analisis induktif, yaitu analisis yang berangkat dari hal-hal yang khusus kemudian ditarik pada kesimpulan umum. Penulis telah mengumpulkan data dengan metode dokumentasi dari majalah Tempo edisi Juni-Juli 2014, di mana terdapat 9 edisi majalah yang diterbitkan. Kemudian dari 9 edisi itu diambil 7 sampel berita yang isinya lebih terfokus pada kedua pasangan capres-cawapres. Hasil dari penelitian ini, majalah Tempo mengonstruksi berita-berita Pilpres 2014 dengan lebih banyak mengulas dua tema besar, yaitu; pertama, tentang calon presiden Prabowo Subianto, koalisi partai dan tim pendukungnya. Pelanggaran hak asasi manusia yang belum tuntas dan pemecatan Prabowo dari kemiliteran, koalisinya terbentuk atas dasar pembagian kursi kekuasaan, serta beberapa kampanye dari pendukungnya terdapat kecurangan. Kedua, tentang calon presiden Joko Widodo, para relawan, dan tim pendukungnya. Joko Widodo merupakan seorang biasa, sederhana, dan menonjolkan contoh nyata, ia pemimpin yang pernah sukses di Kota Solo dan cukup sukses di Jakarta. Tabloid Obor Rakyat yang menyerangnya bukanlah produk jurnalistik, informasi di dalamnya berisi kebohongan dan kepalsuan. Kecenderungan majalah Tempo yaitu lebih memihak kubu Jokowi, terbukti dari berita-beritanya cenderung mengekspolari sisi baik dari kubu Jokowi, sisi poitif paling kentara mengukuhkannya menjadi pemenang Pilpres 2014 meski belum ada pengumuman yang sah dari Komisi Pemilihan Umum. Dari perspektif jurnalistik Islami, Tempo berusaha memahamkan pembaca untuk mengedepankan tabayun atau memeriksa dalam menerima informasi, serta mendorong umat untuk amar ma’ruf dan nahi munkar

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pemilihan Presiden; Pemberitaan media massa; Jurnalistik Islami
Subjects: 000 Computer science, information, general works > 070 News media, journalism, publishing
300 Social sciences > 320 Political science > 324 The political process
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Ahmad Hakim, M.A., Ph. D.; M. Chodzirin, M. Kom.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 04 Dec 2015 10:35
Last Modified: 04 Dec 2015 10:35
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4815

Actions (login required)

View Item View Item