Muhasabah dan seks bebas (hubungan antara kegiatan muhasabah dalam meminimalisir seks bebas pada mahasiswa di kelurahan Plombokan Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang)

Helmi, Fuad (2009) Muhasabah dan seks bebas (hubungan antara kegiatan muhasabah dalam meminimalisir seks bebas pada mahasiswa di kelurahan Plombokan Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
410408.pdf - Accepted Version

Download (511kB) | Preview

Abstract

Gaya hidup modernis di kalangan remaja berpotensi menimbulkan masalah yang beragam jenisnya seperti salah satunya pergaulan bebas di seluruh kalangan termasuk kalangan mahasiswa yang merupakan salah satu item terpenting dalam kemajauan bangsa, yang sering menjurus pada kebebasan dalam berhubungan dengan lawan jenisnya, pemahaman tentang konsep keagamaan di yakini mampu memberikan stimulus baru terhadap kalangan muda khususnya untuk dapat mengadopsi secara positif proses modernisme akan tetapi hal tersebut menjadi “orang kedua” di dalam pribadi remaja, yang serta merta tidak memahami konsep-konsep keagamaannya sehingga modernisasi tidak dapat di sensor dengan proses apapun khususnya di kalangan remaja. Hal ini terjadi juga pada mahasiswa yang bermukim di Kelurahan Plombokan Kecamatan Semarang Utara, yang mana banyak terjadi kegiatan-kegiatan yang menjurus pada asusila, seperti halnya seks bebas yang marak terjadi di kalangan mahasiswa di Plombokan Dalam agama Islam sendiri, perilaku seks tanpa ikatan tergolong dalam perbuatan zina dan zina sendiri telah secara tegas dilarang agama seperti pada Al Qur’an surat An-Nisa ayat 32. Muhasabah merupakan salah satu aspek keagamaan dalam Islam yang diartikan sebagai kegiatan ber-mawas diri dan menjaga dari segala kemungkinan manusia untuk berbuat yang tidak sesuai dengan aturan agama, ataupun aturan yang menyimpang dari yang telah di tentukan, dalam islam muhasabah di golongkan dalam dua bagian, diantaranya muhasabah yang dilakukan setelah melakukan perbuatan dan dan muhasabah yang dilakukan setelah melakukan perbuatan. Yang di yakini penulis mampu untuk memberikan jaring yang mampu meminimalisir kegiatan seks bebas di kalangan mahasiswa. Melalui analisis kualitatif yang dilakukan dalam penalitian kali ini peneliti mencoba mengungkapkan beberapa permasalahan yang terjadi diantaranya berkaitan dengan perilaku seks di kalangan mahasiswa yang sering dilakukan di tempat tempat tertentu seperti rumah kost dan stadion satria di kelurahan Plombokan yang cukup meresahkan masyarakat sekitar, serta motivasi dikalangaan mahasiswa dalam melakukan seks bebas, pada penelitian peneliti mengambil 40 sampel dari kalangan mahasiswa yang bermukim di Kelurahan Plombokan, dengan metode pengambilan data wawancara, observasi, serta penelitian langsung, dan treatment yang dilakukan untuk menunjang jalannya penelitian kali ini Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwasannya muhasabah mampu meminimalisir setidaknya 50% dari subjek penelitian yang berjumlah 40 orang sedangkan 30% nya masih ragu-ragu untuk memutuskan berhanti melakukan seks bebas dan sisanya sekitar 20% masih tetap berorientasi untuk melakukannya di kemudian hari, hal ini merupakan indikasi yang baik ketika muhasabah dilakukan dengan penelitian yang efektif untuk menjadikan remaja yang sehat seutuhnya baik dalam tataran moralitas maupun spiritualitas.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Drs. Ahmad Suriadi, M.A.; Fitriyati, M. Psi.
Uncontrolled Keywords: Muhasabah; Seks Bebas; Remaja
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.38 Rites, prayer
300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tasawuf dan Psikoterapi
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 08 Dec 2015 04:49
Last Modified: 08 Dec 2015 04:49
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4828

Actions (login required)

View Item View Item