Tinjauan hukum Islam terhadap jual beli ayam bangkok sabung (studi kasus di Desa Sambongbangi Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan)

Kurnia, Dian (2015) Tinjauan hukum Islam terhadap jual beli ayam bangkok sabung (studi kasus di Desa Sambongbangi Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
092311019.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Al-Qur’an menerangkan bahwa jual beli itu halal, sedangkan riba diharamkan. Dalam jual beli terdapat beberapa syari’at yang menyangkut benda yang diperjualbelikan. Benda yang diperjualbelikan tersebut harus bermanfaat dan tidak dimanfaatkan untuk maksiat. Akan tetapi, dalam prakteknya jual-beli ayam bangkok tersebut cenderung untuk diadu (sabung). Melihat kenyataan tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Ayam Bangkok Sabung, (Studi kasus di Desa Sambongbangi Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan)”. Jenis penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data primer dan data skunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, sedangkan untuk data skunder peneliti menggunakan dokumen, buku-buku, dan karya ilmiah yang berkaitan dengan teori jual beli. Setelah data terkumpul, maka penulis menganalisis menggunakan metode analisis deskriptif normatif. Dari hasil analisis diketahui bahwa praktek jual beli ayam bangkok sabung yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sambongbangi kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan bertujuan untuk ayam aduan atau sabung. Faktor-faktor yang membuat masyarakat menjual ayam bangkok sabung adalah karena lebih menguntungkan dibanding menjual ayam jawa biasa dan kurang tahunya masyarakat tentang ketentuan hukum Islam mengenai jual beli tersebut. Praktek jual beli ini tergolong dalam pembahasan ‘iaanah ala al-ma’syiyat (menolong perbuatan kearah maksiat). Dalam hal ini jika penjual yakin atau memiliki dugaan kuat bahwa ayam bangkok yang ia jual pada seseorang hendak dimanfaatkan untuk diadu maka jelas hukumnya menjadi haram. Namun keharaman penjualan tersebut bila dijual pada orang yang sudah diketahui atau diduga kuat mengerjakan hal-hal diatas bila hanya sebatas perkiraan maka hukum menjualnya makruh.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Jual beli; Ayam sabung
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah
Additional Information: Pembimbing: Moh. Arifin, S. Ag., M. Hum.; Drs. H. Mohamad Solek, MA.
Depositing User: Nur yadi
Date Deposited: 12 Dec 2015 04:24
Last Modified: 12 Dec 2015 04:24
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4845

Actions (login required)

View Item View Item