Pelaksanaan bimbingan ibadah pada anak penyandang tunadaksa di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Semarang

Listiani, Faik Silfi (2015) Pelaksanaan bimbingan ibadah pada anak penyandang tunadaksa di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
091111017.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Semarang merupakan salah satu yayasan yang bergerak dibidang pembinaan anak-anak penyandang cacat, baik cacat fisik maupun mental. Pembinaan tersebut dilakukan dengan berbagai model, ada yang model klasikal (sekolah luar biasa) ada pula yang di luar kelas, seperti bimbingan ibadah. Bimbingan ibadah diberikan kepada seluruh anak asuh yang ada di sana. Tunadaksa adalah penderita kelainan fisik, khususnya anggota badan, seperti tangan, kaki, atau bentuk tubuh. Penyimpangan perkembangan terjadi pada ukuran, bentuk, atau kondisi lainnya. Untuk memberikan bimbingan ibadah pada penyandang tunadaksa diperlukan metode khusus karena keterbatasan mereka dalam anggota gerak. Untuk dapat memberikan bimbingan ibadah pada penyandang tunadaksa tersebut diperlukan metode yang mudah mereka tangkap. Rumusan masalah dalam penulisan ini adalah bagaimana pelaksanaan dan metode apa yang digunakan dalam bimbingan ibadah pada anak penyandang tunadaksa di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini, peneliti melakukan observasi, interview dan dokumentasi. Untuk memperoleh gambaran yang jelas dalam menyajikan dan menyimpulkan data, maka dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan ibadah kepada anak tunadaksa di YPAC Kota Semarang, pembimbing mengklasifikasikan para peserta bimbingan disesuaikan dengan porsi kecacatannya. Apabila mereka tidak mampu berjalan, ketika berwudhu dibantu. Apabila mereka tidak mampu berdiri maka diajarkan shalat sambil duduk. Apabila tidak mampu bersuci dengan air maka diajarkan dan dibantu untuk bertayammum. Akan tetapi bantuan dan bimbingan tersebut tidak selalu diberikan. Selanjutnya mereka dilatih untuk mandiri, dengan harapan agar kelak mampu melakukan ibadah sendiri terlebih mengurus kebutuhannya sendiri. Metode bimbingan ibadah di YPAC Kota Semarang dilakukan dengan cara ceramah di depan anak-anak penyandang tunadaksa dengan materi yang berkaitan dengan tuntunan shalat dengan diselingi ajaran nilai-nilai keIslaman. Selain itu, pembimbing juga melakukan ibadah bersama-sama dengan anak-anak penyandang tunadaksa, berupa jama’ah shalat dzuhur, ashar dan maghrib. Hal itu menunjukkan bahwa selain pembimbing menyampaikan materi dia juga mempraktekkan. Dalam proses pelaksanaan bimbingan ibadah shalat terdapat beberapa faktor pendukung dan penghambat bimbingan ibadah terhadap anak penyandang tunadaksa. Faktor yang mendukung pelaksanaan bimbingan ibadah adalah pembimbing dan rasa ingin tahu dari peserta bimbingan ibadah. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan bimbingan ibadah adalah perbedaan kondisi kecacatan para peserta, keterbatasan pembimbing, kesiapan materi dan keterbatasan media bimbingan yang dimiliki dan waktu pelaksanaan bimbingan yang relatif singkat.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Ibadah: Anank cacat; Tunadaksa
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah
300 Social sciences > 360 Social services; association > 362 Social welfare problems and services
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Additional Information: Pembimbing : Dr. Solihan, M. Ag.; Sulistio, S. Ag., M. Si.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 13 Feb 2016 02:41
Last Modified: 13 Feb 2016 02:41
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4926

Actions (login required)

View Item View Item