Analisis wacana pemberitaan pelarangan pemakaian jilbab bagi siswi di Bali pada surat kabar harian Republika edisi Februari - Mei 2014

Afrianti, Nila Afiatul (2015) Analisis wacana pemberitaan pelarangan pemakaian jilbab bagi siswi di Bali pada surat kabar harian Republika edisi Februari - Mei 2014. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
101211025.pdf - Accepted Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Agama di Indonesia mempunyai peranan penting dalam kehidupan bermasyarakat, oleh karena itu negara menjamin hak warga negaranya untuk memilih agama serta kepercayaannya. Jaminan hak tersebut dinyatakan dalam ideologi pancasila, sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 29 Ayat 2. Dalam realitanya, jaminan tersebut belum bisa dirasakan sepenuhnya sebagian siswi di Bali, karena masih ada kasus pelarangan pemakaian jilbab bagi siswi di Bali. Kasus tersebut tidak luput dari media massa, salah satunya Surat Kabar Harian Republika. Surat Kabar Harian (SKH) Republika sebagai salah satu media yang mempunyai background Islam ini, tentunya akan mempengaruhi penyampaian berita tentang pelarangan pemakaian jilbab bagi siswi di Bali. Sebagai media yang memiliki visi keislaman, apakah Republika mampu menjadi media independen dan selalu memberitakan kebenaran kepada khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi wacana pada SKH Republika terkait pemberitaan pelarangan jilbab bagi siswi di Bali. Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis wacana model Teun A van Dijk dengan analisis kognisi sosialnya. Van Dijk menggambarkan bahwa analisis wacana memiliki tiga dimensi, yaitu teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Inti analisis dari van Dijk adalah menggabungkan ketiga dimensi wacana tersebut ke dalam satu kesatuan analisis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa konstruksi wacana yang dibangun oleh SKH Republika tentang pemberitaan pelarangan pemakaian jilbab yaitu: Jika dilihat dari analisis teks, pertama, SKH Republika bersikap memihak dan menjudge bahwa kasus pelarangan pemakaian jilbab termasuk melakukan tindakan pelanggaran berat. Kedua, SKH Republika mendukung sikap Komnas HAM, DPRD Bali, dan Kemendikbud untuk menyelesaikan kasus tersebut. Ketiga, SKH Republika mendukung adanya pembuatan Permen (Peraturan Menteri). Selanjutnya, jika dilihat dari analisis kognisi sosial, SKH Republika bersikap kontra terhadap kasus pelarangan pemakaian jilbab dan memihak serta memberikan citra negatif terhadap pihak-pihak tertentu. Kemudian, jika dilihat dari analisis konteks sosial, masyarakat tetap menginginkan kebebasan bagi siswi untuk berjilbab dan pemberitaan yang ditampilkan wartawan dalam surat kabar dominan memilih narasumber yang mendukung agar kasus pelarangan jilbab segera dituntaskan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Berita surat kabar; Analisis wacana; Pelarangan jilbab
Subjects: 000 Computer science, information, general works > 070 News media, journalism, publishing
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Additional Information: Pembimbing : Drs. Ahmad Hakim, MA., Ph. D.; Dra. Siti Solihati, MA.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 12 Feb 2016 09:00
Last Modified: 12 Feb 2016 09:00
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4940

Actions (login required)

View Item View Item