Strategi radio "Silahturahmi" AM 720 Cibubur Bekasi dalam mempertahankan eksistensinya sebagi media dakwah

Alaric, Rafardhan Irfan (2015) Strategi radio "Silahturahmi" AM 720 Cibubur Bekasi dalam mempertahankan eksistensinya sebagi media dakwah. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
101211034.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berawal dari latar belakang perkembangan industri media massa di Indonesia khususnya penyiaran radio, lembaga stasiun radio di Indonesia dalam siarannya lebih didominasi oleh siaran yang menonjolkan informasi/ berita (news) dan hiburan (entertainment), sedangkan mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, sebagaimana hasil sensus tahun 2010, (87,18%) atau 207.176.162 dari 237.641.326 penduduk Indonesia adalah pemeluk Islam, dari data tersebut menunjukan Indonesia merupakan Negara dengan penduduk mayoritas muslim. Jumlah muslim mayoritas di Indonesia tetapi stasiun radio siarannya lebih didominasi informasi/berita (news) dan hiburan (entertainment), sehingga kebutuhan umat Islam akan dakwah dan informasi Islam belum terpenuhi secara maksimal. Ditengah keadaan ini penulis menjumpai Radio Silaturahim dengan format radio dakwah Islam yang dipancarkan dari Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Bekasi. Setelah berdirinya Radio Silaturahim, seiring dengan perkembangan waktu dan semangat dakwah, Radio Dakwah ini mengalami kemajuan pesat dan terus eksis. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana strategi yang digunakan Radio Silaturahim AM 720 Cibubur-Bekasi dalam mempertahankan eksistensinya sebagai media dakwah Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil tempat di Radio “Silaturahim” Cibubur Bekasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: Metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun metode analisis yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk memaparkan tentang bagaimana strategi yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensinya sebagai media dakwah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum strartegi yang digunakan Radio “Silaturahim” dalam mempertahankan eksistensinya adalah strategi komunikasi dan strategi penyiaran radio, secara khusus dengan melakukan strategi komunikasi secara internal dan eksternal. Secara eksternal yaitu melakukan rapat evaluasi setiap bulan dan secara eksternal yaitu dengan melakukan ekspansi jaringan Radio, menjadikan Radio “Silaturahim” sebagai radio berjaringan (rasil network). Radio “Silaturahim” awalnya hanya mengudara dari Jalan Masjid Silatuirahim Nomor 36 Kalimanggis Cibubur Bekasi dengan Frekuensi AM 720, agar radio “Silaturahim” selalu eksis kemudian membuat jaringan di Semarang (Radio Lusiana Namber Wan AM 720), di Sukabumi (Radio Latanza 96.9 FM), di Batam (Radio Seila 104.3 FM), di Pontianak (Radio Madina 90.0 FM), dan di Banyuwangi (Radio Habibullah 94.8 FM).

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Media dakwah; Dakwah melalui radio
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Additional Information: Pembimbing : Dra. Sholihati, MA.; Nur Cahyo Hendro Wibowo, S.T., M. Kom.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 02 Feb 2016 09:14
Last Modified: 02 Feb 2016 09:14
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4942

Actions (login required)

View Item View Item