Studi komparasi bimbingan perkawinan bagi calon pengantin sebagai upaya mencegah penceraian (di KUA Kecamatan Boja dan Limbangan Kabupaten Kendal)

Rohmaniah, Nur (2015) Studi komparasi bimbingan perkawinan bagi calon pengantin sebagai upaya mencegah penceraian (di KUA Kecamatan Boja dan Limbangan Kabupaten Kendal). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
111111052 .pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Kebahagiaan dalam perkawinan merupakan tujuan setiap pasangan yang menikah. Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Banyak problem-problem perkawinan dan rumah tangga yang menyebabkan terjadinya perceraian. Permasalahan dalam skripsi ini adalah a). Perbedaan pelaksanaan Bimbingan Perkawinan yang diterapkan oleh pembimbing di BP4 KUA kecamatan Boja dan BP4 KUA kecamatan Limbangan sebagai upaya mencegah perceraian? b). faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin sebagai upaya mencegah Perceraian. Tujuan penelitian ini untuk: 1). Untuk mengetahui bagaimana perbedaan pelaksanaan Bimbingan Perkawinan yang diterapkan oleh pembimbing di BP4 KUA kecamatan Boja dan Limbangan sebagai upaya mencegah Perceraian. 2). Untuk mengetahui Faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin sebagai upaya mencegah Perceraian. Penelitian ini adalah penelitian lapangan berbentuk kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan data menggunakan metode deskriptif kualitatif menurut Miles and Hubermen. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Proses bimbingan perkawinan di BP4 KUA Kecamatan Boja dan Limbangan dilakukan melalui dua tahapan yaitu tahap pra pelaksanaan dan tahap pelaksanaan, tahap pra pelaksanaan bimbingan perkawinan dilakukan dengan mewajibkan calon pengantin memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh KUA yaitu mendaftar, mengisi formulir dan melengkapi administrasi pelaksanaan pernikahan. Proses pelaksanaan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin dilakukan dengan memberi materi tentang UU perkawinan dan Fiqh munakahat, kesehatan (imunisasi), materi penyuluhan KB, dan materi upaya membentuk keluarga sakinah. Materi tersebut dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab. 2) faktor pendukung yaitu terjalinnya kerja sama dengan instansi yang terkait untuk menyampaikan materi seperti Dinas kesehatan, PKK dan adanya penyuluh Non PNS yang membantu tugas BP4 dalam mencapai tujuan yakni terdapat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga BP4 pasal 5 yang berbunyi: mempertinggi mutu perkawinan dan mewujudkan keluarga (rumah tangga) bahagia sejahtera dan kekal menurut ajaran Islam. Faktor penghambat yaitu kurangnya tenaga pembimbing yang profesional, masyarakat yang heterogen dari berbagai latar belakang yang berbeda dari segi pendidikan, ekonomi dan pola pikir masyarakat serta kurangnya sosialisasi mengenai keberadaan BP4 (Badan Penasehat Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan).

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Perkawinan; Perceraian
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Additional Information: Pembimbing : Dra. Maryatul Kibtiyah, M. Pd.; Wening Wihartati, S. Psi., M. Si.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 03 Feb 2016 04:35
Last Modified: 03 Feb 2016 04:35
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/4953

Actions (login required)

View Item View Item