Pengaruh pH dan tegangan listrik dalam elektrolisis limbah padat baja (slag eaf) sebagai upaya mereduksi kandungan logam Fe pada limbah padat industri galvanis

Aziz, Abdul (2015) Pengaruh pH dan tegangan listrik dalam elektrolisis limbah padat baja (slag eaf) sebagai upaya mereduksi kandungan logam Fe pada limbah padat industri galvanis. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
113711019.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Galvanisasi merupakan proses pelapisan logam yang banyak digunakan pada industri. Efek yang ditimbulkan dari proses pelapisan logam ini tidak sepenuhnya bermanfaat bagi masyarakat. Persoalan pencemaran yang dihasilkan oleh aktifitas pelapisan logam tersebut menjadi hal yang sangat penting. Tujuan penelitian ini adalah mengurangi kandungan logam Fe dari limbah padat baja menggunakan proses elektrolisis dengan variasi pH larutan elektrolit dan voltase. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan uji komposisi kandungan logam menggunakan X-Ray Flouresence, dan reduksi logam Fe menggunakan proses elektrolisis. Kegiatan penelitian ini digunakan lempeng stainless steel sebagai katoda dan bongkahan limbah padat baja sebagai anoda. Variasi pH larutan elektrolit FeSO4.7H2O yang digunakan selama proses elektrolisis yaitu pH 2, pH 2,5, pH 3, pH 3,5 dan pH 4. Variasi tegangan listrik yang digunakan adalah sebesar 3 volt, 6 volt, 9 volt dan 12 volt. Hasil analisa kadar kemurnian logam Fe awal pada anoda adalah sebesar 84,48 %, sedangkan setelah dilakukan proses elektrolisis terjadi peningkatan kemurnian logam yang menempel pada katoda sebesar 96, 58 %. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat pengaruh variasi pH larutan elektrolit terhadap massa yang dihasilkan pada proses elektrolisis pada sampel A1, A2, A3, A4, dan A5 berturut adalah sebesar 0,09, 0,07, 0,02, 0,02 dan 0,02 gr. Semakin besar nilai konsentrasi H+ larutan elektrolit maka semakin bertambah massa yang dihasilkan. Pada variabel tegangan listrik pada sampel A11 A21 dan A31 massa yang dihasilkan yaitu sebesar 0,14, 0,13 dan 0,10. Sedangkan pada sampel A41 tidak mengalami penambahan massa pada katoda yang dihasilkan selama proses elektrolisis. Semakin besar tegangan yang digunakan dalam proses elektrolisis maka semakin besar pula massa yang dihasilkan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Logam Fe; Limbah padat baja; Elektrolisis; Tegangan listrik; Kandungan logam
Subjects: 500 Natural sciences and mathematics > 540 Chemistry and allied sciences > 541 Physical and theoretical chemistry
600 Technology (Applied sciences) > 620 Engineering and allied operations > 621 Applied physics
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Kimia
Additional Information: Pembimbing : Wirda Udaibah, S. Si., M. Si.; Hj. Malikhatul Hidayah, ST., M. Pd.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 18 Mar 2016 07:53
Last Modified: 18 Mar 2016 07:53
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5149

Actions (login required)

View Item View Item