Problematika penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran lintas minat Kimia di kelas X Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) MAN Kota Tegal

Azka, Naela Milatina (2015) Problematika penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran lintas minat Kimia di kelas X Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) MAN Kota Tegal. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
113711039.pdf - Accepted Version

Download (7MB) | Preview

Abstract

Skripsi yang berjudul problematika penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran lintas minat kimia di kelas X Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) MAN Kota Tegal bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan problematika penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran lintas minat kimia di kelas X Ilmu-Ilmu Sosial (IIS) MAN Kota Tegal. Kajian ini dilatarbelakangi oleh adanya perubahan kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013. Perubahan-perubahan kurikulum yang terjadi dalam sistem pendidikan nasional tidak jarang membawa implikasi-implikasi yang beragam baik negatif maupun positif. Implikasi perubahan kurikulum itu membawa sekian banyak problem yang tidak mudah untuk dipecahkan, dan problem-problem itu tidak hanya dialami oleh para penyelenggara pendidikan di tingkat pusat tetapi juga di tingkat daerah, khususnya para pendidik di tingkat satuan pendidikan (sekolah) masing-masing. Salah satu perubahan yang terjadi yaitu pada Sekolah Menengah Atas (SMA/MA) yaitu mata pelajaran dikelompokkan menjadi mata pelajaran wajib, peminatan, lintas minat, dan pendalaman minat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan non statistik yaitu menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa problematika penerapan kurikulum 2013 pada pembelajaran lintas minat kimia di kelas X Ilmu-Ilmu Sosial MAN Kota Tegal yaitu: 1) Problem yang berkaitan dengan peserta didik yaitu rendahnya input peserta didik serta kurang adanya minat dan semangat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran lintas minat kimia. 2) Problem yang berkaitan dengan pendidik atau guru adalah dalam penggunaan metode yang kurang bervariasi, penggunaan sumber belajar dan media pembelajaran kurang beragam, serta masih banyak pendidik yang belum menguasai IT. 4) Problem yang berkaitan dengan evaluasi atau penilaian hasil belajar yaitu guru belum bisa sepenuhnya menerapkan penilaian otentik untuk semua aspek dan pada setiap KD. Serta penentuan nilai KKM yang belum sesuai dengan kemampuan awal peserta didik karena jika di lihat dari nilai atau hasil murni yang diperoleh peserta didik masih belum memenuhi KKM. 5) Problem yang berkaitan dengan kurikulum yaitu masih sulitnya guru dalam menerapkan pendekatan saintifik pada proses pembelajaran dan kurang adanya sosialisasi atau pembinaan dari pemerintah maupun dari sekolah mengenai kurikulum 2013 serta kurang adanya persiapan dari segi sarana dan prasarana.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing : Ratih Rizki Nirwana, M. Pd.; Prof. Dr. H. Ibnu Hadjar, M. Ed.
Uncontrolled Keywords: Kurikulum 2013; Kimia
Subjects: 300 Social sciences > 370 Education > 375 Curriculums
500 Natural sciences and mathematics > 540 Chemistry and allied sciences
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Tadris > Tadris Kimia
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 18 Mar 2016 07:12
Last Modified: 18 Mar 2016 07:12
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5158

Actions (login required)

View Item View Item