Tinjauan hukum Islam terhadap adat ruwatan perkawinana anak tunggal di Desa Puworejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak

Zulfa, Ulya (2009) Tinjauan hukum Islam terhadap adat ruwatan perkawinana anak tunggal di Desa Puworejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
2103185_lengkap.pdf - Accepted Version

Download (394kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui pelaksanaan adat ruwatan perkawinan anak tunggal di Desa Purworejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. (2) Untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan adat ruwatan perkawinan anak tunggal di Desa Purworejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan dimana datranya diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang terkait tentang adat ruwatan perkawinan anak tunggal di Desa Purworejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak. Setelah data terkumpul lalu dianalisis menggunakan deskriptif data secara induktif untuk mengetahui pandangan hukum Islam terhadap adat ruwatan anak tunggal di Desa Purworejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak . Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Adat ruwatan perkawinan anak tunggal di Desa Purworejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak dilakukan ketika melakukan akad pernikahan, tradisi ini untuk menjaga keharmonisan rumah tangga, karena tradisi ini dapat menghindari sengkala dari makhluk halus. Tata cara tradisi ruwatan perkawinan anak tunggal dilaksanakan dengan menggunakan sarana-sarana kembang tujuh rupa, kain putih, selendang lerek baru, jajanan pasar, pipisan dan pisang emas, acara dimulai dengan sambutan oleh dalang atau pawang, yaitu orang yang melaksanakan upacara, kemudian dilanjutkan doa-doa yang dibacakan oleh kyai dengan tujuan untuk meminta kepada Allah agar diberi keselamatan dan kelancaran dalam melaksanakan upacara tersebut, selanjutnya prosesi ruwatan dilakukan, di mana anak ontang-anting atau anak yang terkena sengkala memberi salam/sungkem kepada kedua orang tua, membakar kertas bertertuliskan doa-doa, kemudian abunya dimasukkan ke dalam air. Air yang sudah dimasuki abu tadi dipercikkan di atas kepala anak yang diruwat tersebut, lalu dimandikan dengan air kembang tujuh rupa. Sebelum dimandikan tubuh anak tersebut akan dipakaikan kain putih/mori dahulu. Cara pemakaian kain putihnya hampir menyerupai ikhram, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan rambut, selanjutnya doa yang dibacakan oleh kyai, agar rumah tangga mereka bisa menjadi langgeng dan dijauhkan dari malapetaka, setelah semua prosesi sudah dilaksanakan, kemudian baru ijab qabul. (2) Sebelum agama Islam datang di pulau jawa kebudayaan jawa dipengaruhi oleh budaya animisme, dinamisme, hindu dan budha, setelah Islam datang terjadi asimilasi antara Islam dengan agama saebelumnya dalam kebudayaan jawa, seperti halnya pada tradisi ruwatan yang berkembang di Desa Purworejo Kecamatan Bonang Kabupaten Demak yang merupakan tradisi yang berkembang karena asimilasi, hukum Islam kita mengenal ‘Urf yang merupakan penetapan hukum Islam yang berdasar adat istiadat yang berkembang, dalam hukum Islam tradisi itu diperbolehkan selama tidak bertentangn dengan kaidah hukum Islam dan membawa kemaslahatan umat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Maria Ana Muryani, SH.; Nur Fathoni, M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Hukum Islam; Adat Ruwatan; Perkawinana; Anak Tunggal
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.39 Other Practices (Incl. Halal Food, Syirik, Munafiq)
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
300 Social sciences > 390 Customs, etiquette, folklore > 392 Customs of life cycle and domestic life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 01 Jun 2016 07:16
Last Modified: 01 Jun 2016 07:16
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5201

Actions (login required)

View Item View Item