Memahami konsep keris menurut MT Arifin dalam tinjauan Islam

Munir, Muhammad Khafidlil (2015) Memahami konsep keris menurut MT Arifin dalam tinjauan Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
114111021.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Orang Jawa, menganggap keris sebagai hasil dari proses cipta, rasa, karsa, dan karya. Keris adalah senjata khas suku Jawa dan juga sebagai senjata peninggalan nenek moyang yang harus dijaga keberadaannya. Zaman dahulu fungsi keris adalah sebagai senjata yang digunakan untuk menusuk jarak dekat. Keberadaan keris, selain sebagai senjata penusuk juga sebagai karya seni yang bernilai tinggi. Nilai seni keris terletak pada keindahan bilahnya dan bahan yang digunakan untuk membuat keris, serta proses dari pembuatan keris. Berkenaan dengan hal tersebut, keris bagi sebagian masyarakat Islam Jawa menjadi bagian terpenting dalam kehidupannya. Misalnya dalam kaitannya dengan seni, budaya, etika. Maka adanya perubahan persepsi dalam sebuah keris sudah tentu ada dan menjadi fenomena tersendiri bagi masyarakat. MT Arifin adalah masyarakat Jawa yang beragama islam dari golongan Muhammadiyah yang menyakini keberadaan keris. Beliau mengenal keris sejak masih kecil, dikenalkan oleh kakeknya. Kakeknya adalah seorang kolektor keris dan memiliki banyak koleksi keris. Beliau sering melihat kakeknya menjamasi (memandikan) keris pada bulan suro (Muharram), dari situlah awal pengetahuannya tentang keris. MT Arifin adalah orang Islam dari golongan Muhammadiyah yang memahami keris dan ahli dalam ilmu perkerisan, selain itu beliau juga seorang pengamat politik dan militer. Muhammadiyah adalah golongan yang sangat menentang adanya tahayyul, bid’ah, dan khurafat. Dengan kerangka inilah, penulis mencoba melakukan pengkajian terhadap permasalahan keris dalam masyarakat Jawa. Masalah yang ingin diketahui oleh penulis yaitu (1) tentang pengertian dan sejarah keris menurut MT Arifin (2) kemudian mengenai fungsi dan manfaat dari keris di masa kini (3) serta bagaimana manfaat yang terkandung dalam sebilah keris menurut MT Arifin khususnya dalam pandangan islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, pengalaman personal dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari sumber data primer dan sekunder. Data penelitian yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan menggunakan cara berfikir induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keris adalah senjata khas suku Jawa yang dibuktikan oleh beberapa candi yang ada di pulau Jawa. Candi-candi di pulau Jawa beberapa diantaranya ditemukan gambar timbul yang menggambarkan adanya senjata yang berbentuk keris. Fungsi keris saat ini adalah sebagai benda koleksi yang mengandung makna pasemon (cerita). Manfaat sebilah keris menurut pandangan islam adalah sebagai alat pelindung diri dari ancaman-ancaman.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Keris; Budaya Jawa; Filsafat Jawa
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 130 Paranormal phenomena > 133 Parapsychology and occultism
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.261 Islam and philosophy
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Aqidah Filsafat
Additional Information: Pembimbing: Dr. H. Asmoro Achmadi, M. Hum.; Drs. H. Sudarto, M. Hum.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 28 Apr 2016 07:41
Last Modified: 28 Apr 2016 07:41
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5378

Actions (login required)

View Item View Item