Kapitalisme pendidikan dalam perspektif Islam (kajian terhadap pemikiran Eko Prasetyo dalam buku Orang Miskin Dilarang Sekolah)

Umami, Umami (2009) Kapitalisme pendidikan dalam perspektif Islam (kajian terhadap pemikiran Eko Prasetyo dalam buku Orang Miskin Dilarang Sekolah). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
3102227 _ lengkap.pdf - Accepted Version

Download (447kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada suatu asumsi dasar bahwa PENDIDIKAN ITU PENTING, yang dengannya optimalisasi potensi diri manusia akan terwujud yang mengantarkan terbentuknya tatanan masyarakat, bangsa dan dunia yang diridloi oleh Allah SWT. Berdasar dari asumsi tersebut, ada 2 hal yang mendorong penulis untuk merealisasikan karya ini: pertama adanya fenomena kesenjangan akses pendidikan bagi rakyat Indonesia yang disebabkan melambungnya biaya pendidikan sehingga pendidikan hanya melayani kalangan kelas sosial tertentu saja, terutama bagi mereka yang kaya. Kedua lahirnya karya besar yaitu buku yang berjudul Orang Miskin Dilarang Sekolah yang ditulis Eko Prasetyo, dalam buku tersebut beliau mengatakan bahwa kesenjangan akses pendidikan terjadi oleh karena adanya kapitalisme dalam pendidikan. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Makna kapitalisme pendidikan menurut Eko Prasetyo dalam buku orang miskin dilarang sekolah, 2) Mengetahui kapitalisme pendidikan dalam tinjauan pendidikan islam. Berdasarkan data-data yang terkumpul dalam bentuk deskripsi (tulisan), maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menggambarkan pemikiran Eko Prasetyo dalam karyanya yang berjudul orang miskin dilarang sekolah tentang kapitalisme pendidikan kemudian dianalisa menurut isinya (content analysis). Kemudian penulis menata dan mengklasifikasikannya sesuai dengan judul yang diangkat untuk selanjutnya berusaha memahami pemikiran Eko Prasetyo berkaitan dengan masalah kapitalisme pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapitalisme pendidikan merupakan faktor yang merubah logika pendidikan, yaitu pendidikan tidak lagi menjadi public goods melainkan telah berubah sebagai private goods. Di mana pendidikan tidak lebih dari sarana untuk akumulasi kapital. Kondisi seperti ini adalah akibat adanya privatisasi pendidikan yang merupakan imbas diberlakukannya kebijakan kapitalisme dalam system perekonomian Indonesia. Implikasi lebih jauh adalah mahalnya biaya pendidikan yang menyebabkan pendidikan hanya dapat diakses oleh mereka yang berkantong tebal saja, orang kaya. Sedangkan orang miskin tidak lagi memiliki kesempatan untuk mengaksesnya. Berbagai kebijakan yang dibuat pemerintah seperti pencabutan subsidi pendidikan dan memandirikan pengelolaan pendidikan pada institusi sekolah adalah nyata sebagai bentuk diskriminasi terhadap orang miskin dalam akses pendidikan. Orang miskin dilarang sekolah adalah benar adanya dalam masyarakat Indonesia. Hal ini sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang mengajarkan bahwa pendidikan itu wajib bagi siapa saja (laki-laki maupun perempuan), karena dengan pendidikan manusia dapat menjadi makhluk sebagaiman ketetapan awal penciptaannya, sebagai hamba dan khalifah Allah di muka bumi (sebagai manusia yang sempurna).

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kapitalisme pendidikan; Pendidian Islam; Komersialisasi pendidikan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
300 Social sciences > 370 Education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Additional Information: Pembimbing: Ahmad Muthohar, M. Ag.; Musthofa, M. Ag.
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 30 May 2016 07:00
Last Modified: 30 May 2016 07:00
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5401

Actions (login required)

View Item View Item