Pencegahan konflik melalui local wisdom (studi model conflict prevention di Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang)

Makhmudah, Khoirika (2015) Pencegahan konflik melalui local wisdom (studi model conflict prevention di Desa Sale Kecamatan Sale Kabupaten Rembang). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
124311015.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Konflik merupakan hal yang tidak bisa dihindari oleh manusia. Konflik merupakan hal yang alami, yang setiap individu pasti pernah dihadapkan dalam suasana demikian. Dalam kondisi yang tampak damai pun, masih terdapat potensi konflik atau konflik yang sifatnya masih tersembunyi (latent conflict). Agar tetap menjaga kondisi yang harmonis maka diperlukan upaya khusus untuk menangani konflik. Jika konflik masih berada pada tahap latent, maka salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pendekatan pencegahan konflik (conflict prevention). Pencegahan konflik merupakan salah satu pendekatan yang digunakan dalam rangka penyelesaian konflik. Pencegahan konflik atau biasa dikenal dengan conflict prevention bertujuan untuk mencegah konflik agar tidak mencapai pada tingkat open conflict. Artinya, pencegahan konflik merupakan langkah awal agar konflik tidak muncul sebagai tindakan yang destruktif. Untuk itu, konflik harus bisa dikelola agar tidak sampai pada tindak kekerasan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Penelitian ini bersifat studi lapangan (field research), yaitu kegiatan penelitian yang mengkaji data, dokumen, dan sumber lisan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan ialah deskriptif-kualitatif. Sedangkan pendekatan analisis yang digunakan yaitu pendekatan conflict prevention, yaitu suatu kajian analitik terhadap model pencegahan konflik yang dilakukan di Desa Sale. Adapun sumber data yang digali adalah bagaimana model pencegahan konflik melalui kearifan lokal (local wisdom) yang diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat Desa Sale. Penelitian ini menemukan beberapa potensi konflik, kearifan lokal, dan model pencegahan konflik melalui kearifan lokal di Desa Sale. Potensi konflik yang ada di Desa Sale di antaranya yaitu; penyalahgunaan dana kas jamaah yasin-tahlil, persinggungan penentuan jumlah iuran kegiatan warga, persinggungan dalam proses pembangunan gedung Madin, kesenjangan pendidikan agama, dan kontradiksi pelaksanaan ritual sedekah bumi. Kearifan lokal yang terdapat di Desa Sale bersumber dari nilai-nilai agama, tradisi, budaya, dan kesepakatan masyarakat lokal. Secara sederhana, ada dua model pencegahan konflik yang terdapat di Desa Sale, yaitu model pencegahan konflik secara langsung, yaitu pemanfaatan forum musyawarah warga, forum yang berfungsi untuk menyelesaikan konflik secara kekeluargaan. Selain itu, ada pula model pencegahan konflik secara tidak langsung, yaitu melalui penanaman karakter dan prinsip hidup dalam kepribadian masyarakat. Dengan demikian masyarakat memiliki pedoman hidup menuju kehidupan yang aman, tentram, dan damai.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Konflik; Kearifan lokal; Local Wisdom
Subjects: 300 Social sciences > 303 Social processes
300 Social sciences > 390 Customs, etiquette, folklore > 392 Customs of life cycle and domestic life
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tafsir Hadis
Additional Information: Pembimbing: Tsuwaibah, M. Ag.; Dr. H. M. Mukhsin Jamil, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 25 Apr 2016 05:58
Last Modified: 25 Apr 2016 05:58
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5414

Actions (login required)

View Item View Item