Sistem pengupahan pekerja dalam perspektif ekonomi Islam (studi kasus pada UMKM produksi ikan teri Salim Group di Desa Korowelang Cepiring-Kendal)

Lestari, Dewi (2015) Sistem pengupahan pekerja dalam perspektif ekonomi Islam (studi kasus pada UMKM produksi ikan teri Salim Group di Desa Korowelang Cepiring-Kendal). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112411003.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul “SISTEM PENGUPAHAN KARYAWAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi kasus pada UMKM Produksi Ikan Teri Salim Group di Desa Korowelang Cepiring-Kendal). Peneliti tertarik melakukan penelitian ini karena pengupahan pekerja yang dilakukan pada usaha tersebut atas dasar borongan sesuai dengan ikan yang diproduksi. Pada usaha tersebut juga belum ada sistem pembagian pekerjaan buruh. Semua buruh melakukan pekerjaannya dari proses awal hingga proses akhir. Dengan tidak adanya pembagian pekerjaan tersebut, maka antara pekerja yang pemalas dengan pekerja yang rajin akan memperoleh bagian upah yang sama. Upah juga diberikan secara sepihak tanpa ada kesepakatan dari kedua belah pihak, sehingga ada salah satu pihak yang dirugika n Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana sistem penetapan upah karyawan pada UMKM Produksi Ikan Teri Salim Group di Desa Korowelang Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal dan bagaimana nilai-nilai Ekonomi Islam yang diterapkan dalam UMKM Produksi Ikan Teri Salim Group. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktek pengupahan pekerja dalam perspektif Ekonomi Islam. Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan wawancara secara langsung dan observasi. Analisis data menggunakan pendekatan Deskriptif dengan menyesuaikan praktek pengupahan yang dijalankan oleh UMKM Produksi Ikan Teri Salim Group dengan perspektif Ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, praktek bisnis yang dijalankan UMKM Produksi Ikan Teri Salim Group mengenai pengupahan pekerja sebagian belum sesuai dengan Ekonomi Islam. Karena, majikan tidak menyebutkan besarnya upah yang akan di peroleh pekerjanya secara jelas sebelum pekerjaan dimulai. Akan tetapi, upah pekerja sudah diberikan dengan tepat waktu sesuai dengan perjanjian. Salim Group belum mengikuti konsep adil, karena tidak ada pembagian pekerjaan. Penetapan upah pekerja juga kurang baik, karena tidak menetapkan upah sesuai dengan harga produksi juga belum menetapkan upah sesuai dengan standar Upah Minimum Kabupaten atau UMK. Dalam pandangan Ilmu Ekonomi Islam pengupahan tersebut belum sesuai, karena masih ada salah satu pihak yang dirugikan. Seharusnya upah juga disebutkan sebelum pekerjaan dimulai artinya harus ada perjanjian di awal pekerjaan. Upah juga harus diberikan secara adil dan layak, sehingga upah tersebut cukup untuk memenuhi kehidupan pekerja sehari-hari. Kata kunci, upah dan nilai-nilai Ekonomi Islam.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pengupahan pekerja; Ekonomi Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
300 Social sciences > 330 Economics > 331 Labor economics
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Additional Information: Pembimbing: Dr. H. Imam Yahya, M. Ag.; H. Ade Yusuf Mujaddid, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 25 Apr 2016 08:14
Last Modified: 25 Apr 2016 08:14
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5431

Actions (login required)

View Item View Item