Implikasi ujian nasional terhadap proses pembelajaran pendidikan agama Islam di MA NU Nurul Huda Mangkangkulon

Imron, Ali (2009) Implikasi ujian nasional terhadap proses pembelajaran pendidikan agama Islam di MA NU Nurul Huda Mangkangkulon. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
3103023 _ lengkap.pdf - Accepted Version

Download (559kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana pelaksanaan UN di MA NU Nurul Huda Mangkangkulon; 2) Bagaimana proses pembelajaran pendidikan agama Islam pasca kebijakan UN di MA NU Nurul Huda Mangkangkulon; 3) Bagaimana implikasi UN terhadap proses pembelajaran pendidikan agama Islam di MA NU Nurul Huda Mangkangkulon. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenolagis. Setelah data terkumpul, penulis melakukan analisis terhadap data yang terhimpun dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa: (1) Pelaksanaan UN di MA NU Nurul Huda Mangkangkulon selalu berhasil sebagaimana yang diharapkan. MA NU Nurul Huda mengadakan serangkaian kegiatan pra UN antara lain: kegiatan les, ujian penjajakan/try out dan istighotsah/doa bersama. Siswa juga rajin belajar materi yang di-UN-kan. Selain itu siswa juga rajin melaksanakan kegiatan yang sifatnya spiritual. (2) Proses pembelajaran pendidikan agama Islam pasca kebijakan UN di MA NU Nurul Huda terlaksana dengan baik dan bernilai edukatif, dalam proses pembelajaran PAI guru tidak sekedar transfer of knowledge saja tapi juga transfer of value. Guru juga berperan sebagai pendamping, fasilitator, koordinator, motivator, pengawas perkembangan siswa. Kreatifitas guru mengelola kelas sangat menentukan terciptanya proses pembelajaran. Pemakaian metode tertentu serta pendekatan yang sesuai menjadikan proses pembelajaran berjalan dengan tepat, efektif dan sfisien. (3) Implikasi UN terhadap proses pembelajaran pendidikan agama Islam di MA NU Nurul Huda Mangkangkulon, ada yang positif dan negatif, implikasi positifnya adalah: secara umum memacu kualitas dengan kuantitas kelulusan dan nilai yang didapat oleh sisiwa, pihak sekolah berusaha meningkatkan SDM, guru/pendidik termotivasi untuk selalu aktif dalam melaksanakan tugasnya sebagai pendidik. MA NU Nurul Huda membuat satu kebijakan tersendiri siswa yang lulus UN belum tentu lulus Madrasah jika nilai materi pendidikan agama Islam tidak mencapai 65. Implikasi negatifnya antara lain: diskriminasi mata pelajaran, mengesampingkan adanya perbedaan kemampuan arau kecerdasan siswa. Serangkaian kegiatan seperti les, try out hanya berorientasi pada aspek kognitif saja, selain itu dalam kontek pendidikan tidaklah humanis karena siswa melaksanakan kegiatan tersebut dalam keadaan terpaksa dan hanya terpaku pada satu orientasi saja yaitu lulus UN. Dalam paradigma pendidikan Islam, peserta didik merupakan orang yang belum dewasa dan memiliki sejumlah potensi (kemampuan) dasar yang masih perlu dikembangkan, baik jasmani maupun rohani.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Ridwan, M. Ag.; Fahrurrozi, M. Ag.
Uncontrolled Keywords: Ujian Nasional; Pendidikan Agama Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Kependidikan Islam
Depositing User: Agus Sopan Hadi
Date Deposited: 25 May 2016 01:22
Last Modified: 25 May 2016 01:22
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5462

Actions (login required)

View Item View Item