Kerjasama pertanian di Desa Pepe dalam perspektif ekonomi Islam

Rumani, Aldhoiri (2015) Kerjasama pertanian di Desa Pepe dalam perspektif ekonomi Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
082411087.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul Kerjasama Pertanian di Desa Pepe dalam Perspektif Ekonomi Islam dengan studi khusus kerjasama yang menggunakan bagi hasil. Diharapkan penelitian ini mampu menambah pengetahuan tentang praktek kerjasama yang sudah berlaku dan menerapkan konsep kerjasama usaha dengan sistem bagi hasil yang sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam. Dalam penelitian ini akan dijawab dari permasalahan yang telah dirumuskan yaitu bagaimana kerjasama pertanian tentang pembagian pendapatan di Desa Pepe Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan? Bagaimana pandangan ekonomi Islam terhadap kerja sama bagi hasil pertanian di Desa Pepe Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan? . Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang berpijak pada laporan penelitian. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah sumber data yang mampu disuguhkan dalam bentuk deskriptif yang dapat menjelaskan objek kajian yang diteliti. Setelah data selesai dikumpulkan dengan lengkap, tahap berikutnya adalah analisis data. Pada tahap ini, data dikerjakan, dideskripsikan, dan dianalisis sedemikian rupa sampai berhasil menyimpulkan kebenaran-kebenaran yang dapat digunakan untuk menjawab persoalan yang diajukan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima sistem usaha pertanian di Desa Pepe yaitu: kerjasama usaha pemilik dengan penggarap, sistem sewa tanah, sistem buruh tani, sistem gadai, dan sistem pribadi. Dalam konteks pembagian pendapatan pada kerjasama di desa Pepe Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan menggunakan sistem yang adil artinya apabila ada keuntungan dalam usaha maka keuntungan tersebut dapat dinikmati bersama antara pemilik lahan dengan penggarap lahan dengan ketentuan pembagian sesuai kesepakatan dan biaya yang dikeluarkan oleh masing-masing pihak yang bekerja sama. Konsep Islam memandang bahwa kerjasama yang dilakukan oleh petani di desa Pepe Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan sudah sesuai dengan rukun dan syarat syirkah. Rukun syirkah itu ada tiga, yaitu: pertama, kedua pihak yang berakad, kedua, Sighat (lafal ijab dan qabul), ketiga, objek akad. Sedangkan syarat-syaratnya adalah: perserikatan itu merupakan transaksi yang bisa diwakilkan, Persentase pembagian keuntungan (al-ribh) untuk masing-masing pihak yang berserikat sudah diketahui ketika berlangsungnya akad, Keuntungan untuk masing-masing pihak ditentukan secara global berdasarkan prosentase dan seluruh persepsi masyarakat menyatakan bahwa kerjasama telah sesuai dengan ekonomi Islam. Pola bagi hasil ini juga dinilai baik oleh petani karena pola ini mensyaratkan adanya keadilan dan transparansi dalam pengelolaan usaha.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kerjasama Pertanian; Ekonomi Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
300 Social sciences > 330 Economics > 338 Production
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Additional Information: Pembimbing: H. Nur Fatoni, M. Ag.; A. Turmudhi, SH., M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 29 Apr 2016 08:08
Last Modified: 29 Apr 2016 08:08
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5480

Actions (login required)

View Item View Item