Penanganan pembiayaan mudharabah bermasalah di BMT Ben Taqwa Purwodadi dalam perspektif ekonomi Islam

Rosyida, Syifaur (2015) Penanganan pembiayaan mudharabah bermasalah di BMT Ben Taqwa Purwodadi dalam perspektif ekonomi Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112411014.pdf - Accepted Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Dalam suatu usaha, tidak semuanya berjalan sesuai dengan yang diharapkan, seperti halnya dengan lembaga keuangan pasti ada anggota yang mengalami pembiayaan bermasalah, dalam hal ini anggota tidak melaksanakan kewajiban yang telah disepakati bersama. Dari situ dapat dirumuskan masalah 1) Faktor apakah yang memnyebabkan pembiayaan mudharabah bermasalah pada BMT Ben Taqwa Purwodadi?. 2) Bagaiman penanganan pembiayaan mudharabah bermasalah di BMT Ben Taqwa Purwodadi dalam perspektif ekonomi islam?. Jenis penelitian ini adalah field researc (penelitian lapangan) yang dilakukan di BMT Ben Taqwa Purwodadi. Metode pengumpulan data melalui observasi, interview dan dokumentasi, untuk mendapatkan data tentang penaanganan piutang mudharabah di BMT Ben Taqwa Purwodadi, setelah data terkumpul maka peneliti menganalisisnya dengan analisis data menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah (1) Faktor-faktor penyebab yang merupakan kesalahan pihak lembaga Ben Taqwa Prwodadi adalah: Secara umum karyawan dalam menganalisa anggota sebelum menyalurkan pembiyaan mudharabahnya kurang cermat dalam menerapkan prinsip 5 C, Tidak adanya bimbingan dan pengawasan pimpinan kepada para staf bagian pembiayaan. Dalam pelaksanaan pembayaran angsuran mudharabah pada BMT Ben Taqwa, anggota yang mengalami pembiayaan bermasalah disebabkan oleh beberapa sebab yang secara umum anggota yang mengajukan pembiayaan pada BMT Ben Taqwa kurang memenuhi prinsip-prinsip dalam pembiayaan. Prinsip-prinsip yang dimaksud dalam penelitian ini adalah prinsip 5 C. (2) Analisis penanganan pembiayaan bermasalah di BMT Ben Taqwa Purwodadi dalam perspektik ekonomi Islam. Ada dua tahapan yang dapat penulis kelompokkan dalam menangani permasalahan yang terjadi pada BMT Ben Taqwa Purwodadi, 1) Tahap penyehatan. Ada beberapa langkah yang dilakukan oleh BMT Ben Taqwa, diantaranya: Membentuk Tim Penyehatan, Islah (damai) antara pengurus BMT Ben Taqwa dengan korban, Rapat Anggota Luar Biasa, Recruitment Karyawan Lama, Penggabungan/ Perampingan Kantor Cabang. 2) Penyelesaian Kredit Macet. Dengan melakukan penagihan. Selanjutnnya pihak BMT menerapkan perubahan pola pembiayaan untuk meringankan angsuran pembayaran anggota yang mengalami kesulitan dalam membayar. Dengan sistem Reshceduling, Restructuring dalam hal ini BMT Ben Taqwa Purwodadi menerapkan pola Perpanjangan waktu, kebijakan pengurangan tunggakan bagi hasil, konversi pembiayaan terhadap simpanan anggota, dan pemutihan. Mudharabah adalah akad kerjasama antara dua beleh pihak, dimana pihak pertama sebagai shohibul maal dan pihak kedua sebagai mudharib. Pembiayaan bermasalah adalah suatu penyaluran dana yang dilakukan oleh lembaga pembiayaan seperti BMT yang dalam pelaksanaan pembayaran pembiayaan oleh anggota itu terjadi hal-hal seperti pembiayaan yang tidak lancar.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Manajemen pembiayaan; Ekonomi Islam; Mudharabah; Bank Muamalah wa Tamwil (BMT)
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.273 Islam and economics
300 Social sciences > 330 Economics > 332 Financial economics
600 Technology (Applied sciences) > 650 Management and auxiliary services > 658 General management
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Wahab Zaenuri, MM.; H. Taufik Hidayat, Lc., MM.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 02 May 2016 07:10
Last Modified: 02 May 2016 07:10
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5493

Actions (login required)

View Item View Item