Analisis hukum Islam terhadap putusan Mahkamah Agung no. 1400 K/PDT/1986 tentang perkawinan beda agama

Najib, Ainun (2015) Analisis hukum Islam terhadap putusan Mahkamah Agung no. 1400 K/PDT/1986 tentang perkawinan beda agama. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112111053.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Dalam Islam, perkawinan dianggap sebagai kegiatan suci dan sah untuk mengikat laki-laki dan perempuan dalam suatu ikatan untuk membina rumah tangga (keluarga) yang bahagia, kekal dalam rangka mengabdi kepada Allah SWT. Mengingat pentingnya arti perkawinan dalam Islam, maka segala sesuatu yang berkaitan dengan pemenuhan perwujudan tujuan perkawinan harus dipenuhi oleh kedua belah pihak. Beberapa hal yang berkaitan dengan perkawinan yang harus dipenuhi sebelum melangsungkan perkawinan yaitu di antaranya adalah meliputi syarat dan rukun perkawinan. Dalam Undang-Undang Perkawinan syarat sahnya perkawinan yaitu harus dilaksanakan terhadap pasangan seagama. Atas dasar tersebut penulis meneliti tentang asas hukum putusan MA register No. 1400 K/Pdt/1986 tentang kasus perkawinan beda agama dan meninjaunya dengan hukum islam. Sehubungan dengan hal ini, maka penulis membuat penulisan mengenai perumusan permasalahan yang harus dipecahkan terkait Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 1400 K/Pdt/1986 tentang perkawinan beda agama. Permasalahan yang harus dipecahkan yaitu tentang bagaimana keabsahan perkawinan beda agama menurut hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research), di mana sumber datanya diperoleh dari pengumpulan data dan informasi melalui penelitian buku-buku yang relevan dengan pembahasan skripsi. Dalam penelitian ini penyusun menggunakan tipe penelitian analisis deskriptif yaitu dengan mengumpulkan data kemudian dari data tersebut disusun, dianalisis dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah bahwa asas hukum Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam memutuskan kasus perkawinan beda agama antara Andi Nonny Gani P. dengan Adrianus Petrus Hendrik Nelwan adalah kebebasan atau kemandirian. Di mana hakim Mahkamah Agung memiliki kebebasan untuk memutuskan tentang perkawinan beda agama tersebut dengan pertimbangan bahwa menurut hakim MA, UU Perkawinan tidak mengatur tentang perkawinan beda agama. Bahwa dalam Islam perkawinan adalah suatu ikatan yang suci untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah. Oleh karena itu, putusan Hakim Mahkamah Agung register Nomor 1400K/Pdt/1986 dalam kasus pernikahan antara Andi Vonny Gani P. dengan Adrianus Petrus Hendrik Nelwan tidak sesuai dengan cita kemaslahatan yang ingin dicapai Islam. Pernikahan antara orang yang berbeda agama lebih banyak madlaratnya dibandingkan maslahatnya. Dengan demikian, putusan hakim Mahamah Agung tersebut adalah melenceng dari hakikat dan tujuan dasar syari’at Islam dalam bidang perkawinan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Perkawinan beda agama
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Eman Sulaiman, MH.; Muhammad Shoim, S. Ag., MH.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 20 May 2016 07:13
Last Modified: 20 May 2016 07:13
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5551

Actions (login required)

View Item View Item