Studi kasus zakat petani garam di Desa Genengmulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati

Muyasaroh, Faidzatul (2015) Studi kasus zakat petani garam di Desa Genengmulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112311025.pdf - Accepted Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Desa Genengmulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati merupakan daerah penghasil garam, tanahnya dekat dengan aliran sungai dan laut dimanfaatkan petani garam sebagai lahan pembuatan garam. Garam termasuk barang tambang yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi, sehingga hasil garam wajib untuk dikeluarkan zakatnya. Petani garam yang mengeluarkan zakat hanya sebagian saja itupun dengan seenaknya sendiri tanpa tahu waktu dan ketentuan yang harus dikeluarkan. Menurut hukum Islam garam dalam mengeluarkan zakat diberlakukan nishab sebagaimana zakat tanaman dan buah-buahan tanpa menunggu satu tahun (haul), hal ini membuat penulis tertarik untuk menelitinya. Pokok permasalahan skripsi ini adalah bagaimana Pelaksanaan zakat petani garam di Desa Genengmulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati? dan bagaimana dasar hukum Islam terhadap pelaksanaan zakat petani garam di Desa Genengmulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan zakat petani garam di Desa Genengmulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati dan untuk mengetahui dasar hukum Islam terhadap pelaksanaan zakat petani garam di Desa Genengmulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian field research (penelitian lapangan) obyek penelitian di tambak garam. Sumber data terdiri dari sumber data primer berupa informasi kepala desa, petani garam, dan tokoh agama, sumber data sekunder berupa buku-buku yang berhubungan dengan materi pokok yang dikaji. Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, dokumentasi. Analisis datanya menggunakan metode analisa kualitatif yang bersifat deskriptif, dalam hal ini yang akan dideskripsikan adalah pelaksanaan zakat petani garam yang dianalisis menggunakan rukun qiyas yang terdiri al-ashal, al-far’u, illat, dan hukum. Hasil penelitian berdasarkan analisis pelaksanaan zakat petani garam dari hasil menambang garam terdapat 3 cara yang berbeda dikarenakan kurangnya pemahaman tentang aturan zakat hasil garam dalam hukum Islam, pertama mempersentasekan pengeluaran zakat dengan memakai aturan sendiri, kedua mengeluarkan zakat tanpa mempersentasekan kadar zakatnya, ketiga mengeluarkan zakat dengan niat shadaqah jariyah. Waktu pengeluaran zakat yang dilakukan masyarakat Desa Genengmulyo ada dua macam, ada yang mengeluarkan zakat setelah panen, ada juga yang mengeluarkan zakat ketika menjelang akhir bulan Ramadhan. Jadi petani garam hanya mengeluarkan sebagian hasil garam yang diperolehnya tanpa mengetahui waktu dan ukuran yang pasti. Adapun yang sesuai dengan hukum Islam menurut analisis penulis ada 2 cara yaitu pertama, jenis hasil garam diqiyaskan dengan zakat hasil tambang dan nishab nya setara nilai emas sebesar 85 gr. Kedua, kadar zakat yang dikeluarkan diqiyaskan dengan zakat pertanian sebesar 10% atau 5% dilihat dari tingkat usaha jerih payah dan biaya yang dikeluarkan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Zakat petani garam; Nishab zakat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah
Additional Information: Pembimbing: Drs. Rokhmadi, M. Ag.; Supangat, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 25 May 2016 08:54
Last Modified: 25 May 2016 08:54
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5569

Actions (login required)

View Item View Item