Analisis fatwa Majelis Ulama Indonesia 2b ayat 1 nomor : 4 tahun 2005 tentang aborsi janin terindikasi penyakit genetik

Muna, Nailal (2015) Analisis fatwa Majelis Ulama Indonesia 2b ayat 1 nomor : 4 tahun 2005 tentang aborsi janin terindikasi penyakit genetik. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112211036.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Aborsi adalah penghentian kehamian dengan cara menghilangkan atau meruasak janin sebelum masa kelahiran yang bisa jadi dilakukan dengan cara spontan atau dikeluarkannya janin dengan cara paksa. Melihat wacana tentang aborsi janin terindikasi penyakit genetik yang berkembang di Indonesia tentunya umat Islam tidak hanya diam begitu saja. Aborsi yang membuat resah dan khawatir banyak pihak tak terkecuali Majelis Ulama Indonesia sebagai lembaga yang berperan penting dalam penentuan fatwa. Sehingga Majelis Ulama Indonesia tepatnya tanggal 21 Mei 2005 melalui forum ijtima ulama komisi fatwa se-Indonesia menetapkan fatwa yang berkaitan dengan aborsi janin terindikasi penyakit genetik dan menghasilkan keptusan sebuah fatwa Majelis Ulama Indonesia 2b ayat 1 nomor: 4 tahun 2005. Adapun tujuan penulis yaitu ingin mengetahui dan menelaah mengenai apa latar belakang di keluarnya fatwa Majelis Ulama Indonesia 2b ayat 1 nomor: 4 tahun 2005 tentang aborsi janin terindikasi penyakit genetik dan bagaimana istinbath hukum yang digunakan Majelis Ulama Indonesia untuk mengeluarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia 2b ayat 1 nomor: 4 tahun 2005 tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library reseach), yaitu menelusuri sumber-sumber kepustakaan yang berkaitan dengan permasalahan yang diangkat dengan teknik analisis deskriptif dan pendekatan yang digunakan untuk menganalisis fatwa Majelis Ulama Indonesia 2b ayat 1 nomor: 4 tahun 2005 tentang aborsi janin terindikasi penyakit genetik yaitu menggunakan pendekatan sosiologis dan ushul fiqih yaitu untuk memberikan suatu jalan supaya persoalan itu dirumuskan dengan wajar dan memberikan penyelesaian dengan benar. Hasil analisis yang dilakukan, maka penulis mendapatkan gambaran bahwa Yang menjadi latar belakang dikeluarkannya fatwa Majelis Ulama Indonesia 2b Ayat 1 Nomor: 4 tahun 2005 karena ditengah-tengah masyarakat timbul pro dan kontra tentang hukum melakukan aborsi tanpa alasan medis sebelum peniupan ruh, semakin banyak terjadi tindakan aborsi yang dilakukan oleh masyarakat tanpa memperhatikan tuntutan agama, aborsi banyak dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak memiliki kopentensi sehingga menimbulkan bahaya bagi ibu yang mengandungnya dan bagi masyarakat pada umumnya. Istinbath hukum yang dipakai Majelis Ulama Indonesia adalah al-Qur’an yaitu QS. al-An’am ayat 151, QS. al-Isra’: 31, QS. al-Mu’minun: 13-14, hadis, ijma’ dan qiyas. Fatwa Majelis Ulama Indonesia 2b ayat 1 Nomer: 4 tahun 2005 tentang aborsi janin terindikasi penyakit genetik adalah dibolehkan dengan catatan bahwa hal itu harus didasarkan pada pertimbangan medis dan dibolehkan dilakukan aborsi dalam jangka waktu usia kehamilan yang tidak lebih dari 40 hari. Sesungguhnya anjuran umat Islam untuk tidak sewanang-wenang melakukan aborsi akan tetapi dengan persyaratan bahwa aborsi itu harus dengan mendapatkan persetujuan dari keluarga yang menggugurkannya, pertimbangan dokter (tim medis) dan pandangan Ulama.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Aborsi; Janin; Penyakit genetik; Fatwa MUI
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
300 Social sciences > 360 Social services; association > 363 Other social problems and services
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Additional Information: Pembimbing: Drs. Rokhmadi, M. Ag.; Briliyan Erna Wati, SH., M. Hum.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 06 Jun 2016 08:47
Last Modified: 06 Jun 2016 08:47
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5591

Actions (login required)

View Item View Item