Penyelenggaraan tradisi dugderan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah tahun 2015 (studi tentang nilai-nilai dakwah Islam)

Hasanah, Ulfatun (2016) Penyelenggaraan tradisi dugderan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah tahun 2015 (studi tentang nilai-nilai dakwah Islam). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
121311085.pdf - Accepted Version

Download (9MB) | Preview

Abstract

Tradisi Dugderan dengan simbol utama berupa karya seni rupa Warak Ngendog telah dimulai sejak tahun 1881 M di masa pemerintahan Bupati Semarang RMTA Purbaningrat dan pengaruh ulama besar Kyai Saleh Darat, pendiri Pesantren Darat sekaligus penulis “Kitab Kuning”. Ritual dan simbol-simbol yang ada merupakan sinergi gagasan dari umara dan ulama besar tersebut. Dugderan dilaksanakan sebagai ritual pengumuman dan penyambutan bulan Ramadhan, bulan mulia bagi umat muslim. Dugderan dan Warak Ngendog merupakan artifact atau wujud fisik kebudayaan masyarakat Semarang yang mengintegrasikan budaya Jawa dan Islam. Penyelenggaraan Tradisi Dugderan diperlukan sebuah manajemen dakwah yang baik untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Berdasarkan George R. Terry fungsi manajemen yang diaplikasikan dalam kegiatan dakwah yang seharusnya dilaksanakan yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakkan (actuating), dan pengawasan (controlling). Penyelenggaraan Tradisi Dugderan juga mengandung nilai-nilai Dakwah Islam yang erat dengan puncaknya pemukulan bedug dan pembacaan suhuf halaqah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, memahami, dan menjelaskan, (1) bagaimanakah penyelenggaraan Tradisi Dugderan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015, (2) bagaimanakah nilai-nilai Dakwah Islam Tradisi Dugderan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan tujuan untuk menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Karena penelitian ini tergolong penelitian non hipotesis. Dimana peneliti setelah memperoleh data kemudian data tersebut dikumpulkan, disusun, dijelaskan dan selanjutnya dianalisis untuk memperoleh kesimpulan secara umum. Sedangkan data diambil menggunakan metode dokumentasi, observasi dan interview. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan Tradisi Dugderan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 mencakup rapat koordinasi yang merupakan planning, membuat susunan panitia yang merupakan organizing, actuating dalam hal ini melaksanakan prosesi Tradisi Dugderan dengan mengacu pada jadwal-jadwal yang sudah direncanakan sebelumnya, dan rapat evaluasi yang merupakan controlling. Secara umum penyelenggaraan Tradisi Dugderan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Tahun 2015 dapat terealisasi dengan baik. Hanya saja pada aspek-aspek pelaksanaan tertentu kurang optimalisasi, seperti terjadinya mis-komunikasi antara pimpinan dengan masyarakat, saat karnaval mobil hias masyarakat ada yang membuat kapal. Penyelenggaraan Tradisi Dugderan erat dengan nilai-nilai Dakwah Islam, seperti: (a) menginformasikan kepada masyarakat Semarang tentang awal puasa Ramadhan, sekaligus mengungkapkan rasa syukup atas kesempatan yang diberikan Allah untuk menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan, (b) hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat semakin erat, ukhuwah islamiyah tercipta, (c) perubahan perilaku masyarakat untuk menjadi lebih baik bahkan masyarakat non muslim dapat masuk Islam, (d) nilai pendidikan bagi anak-anak untuk mengenal puasa melalui kesenian Warak Ngendog yang tinggi nilai filosofis dakwahnya, (e) masyarakat lebih dekat dengan Masjid, (f) prosesi dugderan yang tinggi dengan niali-nilai keislaman.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Anasom, M. Hum. dan H. Adib, S. Ag., M.S.I.
Uncontrolled Keywords: Tradisi dugderan; Dakwah Islam
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
300 Social sciences > 390 Customs, etiquette, folklore > 394 General customs
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 17 Sep 2016 00:41
Last Modified: 17 Sep 2016 00:41
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5660

Actions (login required)

View Item View Item