Upaya penanganan problem psikospiritual lansia di Balai Pelayanan Sosial Cepiring Kendal perspektif bimbingan penyuluhan Islam

Fitriani, Mei (2016) Upaya penanganan problem psikospiritual lansia di Balai Pelayanan Sosial Cepiring Kendal perspektif bimbingan penyuluhan Islam. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
111111015.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Balai Pelayanan Sosial Cepiring Kendal merupakan salah satu balai yang melayani orang lanjut usia dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Balai ini merupakan alih fungsi dari balai rehabilitasi menjadi balai pelayanan lansia. Problem psikospiritual merupakan suatu problem yang menarik untuk diteliti apalagi berkaitan dengan lansia, yang seharusnya memiliki kesadaran untuk mendekatkan diri kepada Tuhan semakin meningkat. Namun yang tejadi pada lansia di sana sebaliknya, sehingga balai memberikan pelayanan bimbingan penyuluhan Islam untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana problem psikospiritual lansia di Balai Pelayanan Sosial Cepiring Kendal dan bagaimana upaya penangannya dilihat dari perspektif bimbingan penyuluhan Islam. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari data yang terkumpul kemudian dianalisa menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan pertama, bahwa kondisi psikospiritual lansia di Bapelsos Cepiring Kendal berdasarkan indikator problem psikospiritual yaitu cemas, takut, mudah tersinggung, cenderung emosional, banyak bercerita, duka cita, depresi, kesepian, jarang mengerjakan shalat, menolak bertemu tokoh agama, kurang dalam pengharapan, dan merasa terasingkan. Kedua, upaya penangganan terhadap problem psikospiritual lansia dilihat dari perpsektif bimbingan bahwa pelaksanaan bimbingan penyuluhan Islam di Bapelsos Cepiring Kendal telah sesuai dengan teori tujuan dan fungsi bimbingan penyuluhan Islam. Upaya penanganannyapun berdasarkan fisik, psikologis, spiritual, dan mental yaitu dimensi fisik yaitu pelatihan rebana, dan berolahraga. Dimensi mental dengan latihan membuat kerajinan, dimensi social dengan latihan komunikasi (mendengarkan, bercerita, dsb), kontak fisik (pelukan, sentuhan, dsb). Dimensi Spiritual adalah pusat tujuan hidup dan komitmen. Latihannya adalah berdoa, memaafkan, mempraktekan ritual, berharap, tertawa. Istirahat: bermeditasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Dr. Sugiarso, M. Si.; Ema Hidayanti, M.S.I.
Uncontrolled Keywords: Psikospiritual lansia; Pelayanan sosial; Bimbingan konseling Islam
Subjects: 100 Philosophy and psychology > 150 Psychology > 155 Differential and developmental psychology
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.74 Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Penyuluhan Islam
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 26 Sep 2016 08:14
Last Modified: 26 Sep 2016 08:14
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5666

Actions (login required)

View Item View Item