Penentuan waktu raṣdul qiblat harian dengan menggunakan Astrolabe RHI

Ulinnuha, Ah. Rif’an (2016) Penentuan waktu raṣdul qiblat harian dengan menggunakan Astrolabe RHI. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112111100.pdf - Accepted Version

Download (7MB) | Preview

Abstract

Astrolabe sebagai instrumen astronomi bersejarah yang dapat digunakan dalam menyelesaikan masalah-masalah dasar astronomi, salah satunya adalah jenis astrolabe modern yang disebut dengan astrolabe RHI, dapat digunakan sebagai alat untuk menentukan jam raṣdul qiblah harian dengan berdasarkan pada posisi Matahari yang tergambar ditampilkan pada wajah astrolabe. Bagian-bagian utamanya merupakan proyeksi dari bola langit (rete astrolabe) dan langit lokal (plate astrolabe) yang dapat menunjukkan altitude dan azimuth suatu benda langit, dengan begitu posisi Matahari lebih mudah untuk diketahui waktunya, kemudian plate astrolabe dirancang dengan adanya garis raṣdul qiblah yang membentang melewati garis meridian dengan maksud agar dapat mengetahui pada jam berapa raṣdul qiblah akan terjadi. Untuk mengetahui lebih mendalam mengenai astrolabe dalam menentukan jam raṣdul qiblah harian, penulis membatasi menjadi dua pokok bahasan. Pertama adalah bagaimana penentuan jam raṣdul qiblah harian menggunakan astrolabe, dan bagaimana keakurasian hasil yang didapatkan astrolabe dalam penentuan jam raṣdul qiblah harian. Metodologi penelitian dalam tulisan ini bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui uraian secara mendalam tentang kajian astrolabe sebagai intrumen untuk mengetahui penentuan jam raṣdul qiblah harian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui praktek penelitian dilapangan (field research) yaitu menggunakan instrumen astrolabe sebagai data primer dengan metode observasi partisipan dan eksperimen. Data sekunder berasal dari literatur dan dokumen yang berupa buku, tulisan, makalah-makalah yang berkaitan dengan obyek penelitian. Metode analisis deskriptif digunakan dalam tulisan ini untuk menguraikan secara astronomis dan matematis, sedangkan analisis komparatif digunakan dengan tujuan membandingkan hasil yang diperoleh dengan perhitungan kontemporer yaitu sistem ephemeris. Dari penelitian dan praktek lapangan, menunjukkan hasil bahwa penentuan jam raṣdul qiblah harian menggunakan astrolabe dilakukan dengan memanfaatkan fungsi dan bagiannya. Menempatkan rule pada rete senilai zodiak pada suatu tanggal yang diketahui sebelumnya melalui bagian belakang astrolabe. Kemudian rule dan rete diputar sampai menyentuh garis raṣdul qiblah yang tergambar pada plate, dan rule difungsikan sebagai penunjuk waktu pada limb astrolabe. Konversi dilakukan untuk mengetahui waktu dengan menggunakan eqution of time yang diketahui melalui skala nilai yang terletak pada alidade yang menyentuh kurva eqution of time pada bagian belakang astrolabe. Hasil perbandingan dengan perhitungan sistem ephemeris menunjukkan selisih pada nilai eqution of time sebesar 0 menit 40 detik yang berdampak pada hasil akhir (waktu raṣdul qiblah) sebesar 1 menit 50 detik.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Raṣdul Qiblah; Astrolabe; Posisi Matahari; Arah kiblat
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
500 Natural sciences and mathematics > 520 Astronomy and allied sciences > 522 Techniques, equipment, materials
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Additional Information: Pembimbing: Dr. H. Ahmad Izzuddin, M. Ag.; Dra. Hj. Noor Rosyidah, M.S.I.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 13 Sep 2016 00:26
Last Modified: 13 Sep 2016 00:26
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5720

Actions (login required)

View Item View Item