Ta’zir sebagai sanksi tindak pidana pencurian (studi kasus di Pondok Pesantren Girikesumo Desa Banyumeneng Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak)

Ibrohim, Muhamad (2016) Ta’zir sebagai sanksi tindak pidana pencurian (studi kasus di Pondok Pesantren Girikesumo Desa Banyumeneng Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
112211047.pdf - Accepted Version

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berbasis agama Islam, hukum yang digunakan adalah hukum Islam, terbukti dengan adanya hukuman ta’zir yang diterapkan. pondok pesantren menggunakan ta’zir bagi santri yang melanggar tata tertib pesantren, biasanya dita’zir dengan dijemur, disiram air comberaan dan digundul bahkan ada pondok pesantren yang menggunakan hukum cambuk, tapi sayangnya kebanyakan pondok kurang menghiraukan aturan-aturan hukum Islam. Terbukti semua pelanggaran yang dilakukan oleh santrinya, baik pelanggaran moral maupun pelanggaran yang menyangkut tindak pidana disamakan yaitu dengan dihukum ta’zi . Ta’zir merupakan hak Ulil Amri untuk menentukan hukumnya akan tetapi di pondok pesantren pengasuhlah yang mempunyai hak untuk menentukan ta’zir, seperti pondok pesantren Girikesumo ketika ada sebuah kasus pencurian bukan dipotong tangannya melainkan di ta’zir. Dari uraian di atas dapat di tarik rumusan masalah sebagai berikut: (1) apa dasar hukum pondok pesantren Girikesumo dalam penerapan hukuman ta’zir sebagai sanksi tindak pidana pencurian. (2) bagaimana implementasi ta’zir sebagai sanksi tindak pencurian di pondok pesantren Girikesumo. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian field reseach (penelitian lapangan) obyek penelitian di Pondok Pesantren Girikesumo. Sumber data terdiri dari sumber data primer berupa informasi kepala Kepesantrenan, Ustadz. Pengurus, dan Santri, sumber data sekunder berupa buku-buku yang berhubungan dengan materi pokok yang dikaji. Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara, observasi, dokumentasi. Analisis datanya menggunakan metode analisa kualitatif yang bersifat deskriptif, dalam hal ini yang akan dideskripsikan adalah pelaksanaan Hukumaan ta’zir sebagai sanksi tindak pidana pencurian yang dianalisis menggunakan hukum Islam yang berhubungan dengan ketentuan pencurian. Dari hasil penelitian peneliti Syariat menetapkan pandangan yang realistis dalam menghukum seseorang yang melakukan jarimah, tidak semata-mata ketika terjadi sebuah pelanggaran harus dihukum dengan apa yang tertera dalam nash Al-Quran maupun hadist. Akan tetapi perlu digali lebih dalam nash tersebut. Pondok pesantren Girikesumo berusaha menggali lebih dalam tentang berbagai macam jarimah atau pelanggaran yang dilakukan oleh santrinya kemudian menerapkan sanksi yang lebih realistis dan maslahat, yaitu hukuman ta’zir. Disamping ta’zir sebagai hukuman di pondok pesantren Girikesumo ta’zir juga berfungsi sebagai pendidikan dan pengajaran bagi santri sebagai cermin dalam kehidupan beragama. dasar hukum yang digunakan di pondok pesantren Girikesumo sudah sesuai dengan hukum pidana islam yaitu pencuri dihukum ta’zir bukan lagi hadd potong tangan karena unsur-unsur dan syarat pencurian yang tidak terpenuhi akan tetapi dalam penyerahan ta’zir nya tidak sesuai dengan hukum pidana Islam. Ta’zir di pondok pesantren Girikesumo menggunakan ta’zir dalam segi bahasa yaitu ta’dib, bukan lagi menggunakan ta’zir dalam segi hukum pidana Islam.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pencurian; Ta’zir; Hukum pidana Islam; Pondok Pesantren
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Additional Information: Pembimbing: Dr. H. Agus Nurhadi, M.A.; Dr. H. Tolkhatul Khoir, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 13 Sep 2016 00:36
Last Modified: 13 Sep 2016 00:36
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5728

Actions (login required)

View Item View Item