Uji akurasi hisab tahwilussanah (studi komparatif antara metode tahwilussanah menurut Ahmad Ghazali dalam kitab Maslakul Qasid dan Slamet Hambali dalam buku Almanak Sepanjang Masa)

Taimiyah, Muhammad Ibnu (2016) Uji akurasi hisab tahwilussanah (studi komparatif antara metode tahwilussanah menurut Ahmad Ghazali dalam kitab Maslakul Qasid dan Slamet Hambali dalam buku Almanak Sepanjang Masa). Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
122111090.pdf - Accepted Version

Download (5MB) | Preview

Abstract

Tahwilussanah dalam bahasa Indonesia memiliki padanan kata konversi tahun atau perbandingan tarikh, yaitu cara untuk mengetahui persamaan tanggal dari suatu penanggalan dengan penanggalan lainnya, dalam hal ini antara sistem penanggalan Masehi dengan sistem penanggalan Hijriyah. Terdapat beberapa model perhitungan tahwilussanah dan dari semua model tersebut termasuk kategori hisab ‘urfi yakni metode perhitungan bulan kamariyah yang tidak didasarkan pada gerak faktual Bulan di langit, melainkan dengan memperkirakan yakni dengan mendistribusikan jumlah hari dalam satu tahun Hijriyah ke dalam bulan-bulan dengan usia bulan yang sudah ditetapkan, yakni berselang-seling 30 dan 29 hari. Oleh karena itu metode tahwilussanah ini tidak bisa dijadikan dasar untuk penetapan masuknya awal bulan kamariyah. Dalam penelitian ini penulis melakukan kajian tentang dua metode tahwilussanah yang memiliki proses perhitungan yang berbeda cukup signifikan. Penulis akan mengkomparasikan metode tahwilussanah menurut Ahmad Ghazali dalam kitab Maslakul Qậsid dan metode tahwilussanah menurut Slamet Hambali dalam buku Almanak Sepanjang Masa untuk menganalisis keakurasian dan mendeteksi dimana saja letak perbedaan keduanya, serta menganalisis apa saja kelebihan dan kekurangan masing-masing. Metode penelitian ini bersifat Kualitatif dengan menggunakan pendekatan Matematic (ilmu hitung). Jenis datanya bersifat Library research (penelitian kepustakaan). Sebagai sumber data primernya yaitu seluruh data yang diperoleh langsung dari kitab Maslakul Qậsid dan Almanak Sepanjang Masa, sedangkan data sekundernya adalah seluruh dokumen berupa buku, tulisan, makalah-makalah yang berkaitan dengan objek penelitian. Data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan metode content analysis (analisis isi), yang kemudian dilihat melalui comparative study. Hasil penelitian menunjukkan pertama, bahwa kedua metode tersebut meskipun berbeda proses perhitungan namun memiliki kategori yang sama yakni hisab ‘urfi hal ini dibuktikan dengan ketika mengkonversi tahun Hijriyah 1436 H menjadi Masehi didapati hasil umur bulan yang berselang-seling antara 30 dan 29 hari. Kedua, dari hasil komparasi didapatkan bahwa tahwilussanah kitab Maslakul Qậsid memiliki keakurasian lebih tinggi dari Almanak Sepanjang Masa. Ketiga, perbedaan mendasar diantara kedua metode tersebut terletak pada penggunaan rumus konversi Julian Day dalam proses perhitungannya dan juga berbeda dalam penggunaan epoch Masehi maupun Hijriyah. dari perbedaan tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang terletak pada tingkat kemudahan proses perhitungan dan dalam pembuatan program konversi baik itu di komputer maupun di scientific kalkulator.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Metode hisab; Tahwilussanah; Awal bulan Kamariah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
500 Natural sciences and mathematics > 520 Astronomy and allied sciences > 529 Chronology
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Slamet Hambali, M.S.I.; Anthin Lathifah, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 27 Sep 2016 05:31
Last Modified: 27 Sep 2016 05:31
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5773

Actions (login required)

View Item View Item