Analisis pemikiran Ali Abdurraziq tentang sekularisme dalam pemerintahan

Fajriyah, Laeli (2016) Analisis pemikiran Ali Abdurraziq tentang sekularisme dalam pemerintahan. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
122211041.pdf - Accepted Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Dewasa ini, sekularisme menjadi pergumulan yang sangat penting dikalangan akademisi, agamawan, bahkan negarawan. Ali Abdurraziq seorang yang mempunyai konsentrasi terhadap sekularisme menganggap bahwa dalam al-quran tidak terdapat pembahasan yang berkaitan dengan negara Islam atau yang dikenal sebagai khilafah. Hal ini bisa kita baca melalui bukunya yang berjudul al-Islam Wa Ushul al-Hukmi. Dari latar belakang itulah Ali Abdurraziq menelurkan pemikiran-pemikirannya tentang sekularisme dan penolakannya terhadap khilafah. Konsep negara dalam Islam memang tidak pernah dijelaskan secara rinci. Ulama berbeda pendapat dalam ijtihadnya mengenai hal ini. Dalam sebuah negara, hubungan antara agama dan negara sering menampilkan kesenjangan dan pertentangan. Para sosiolog teoritis politik Islam, merumuskan tiga teori mengenai pola hubungan antara agama dengan negara. Pertama, antara agama dan negara bersifat integralistik, keduanya tidak dapat dipisahkan. Kedua, menawarkan konsep agama dan negara bersifat sekularistik yang memisahkan agama dari urusan negara. Ketiga, menawarkan konsep agama dan negara berhubungan secara simbiotik. Ali Abdurraziq adalah salah satu tokoh yang menganut ideologi sekularisme. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, yaitu suatu metode yang dipakai untuk memecahkan masalah-masalah yang terjadi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan studi dokumen yang mengandalkan atau memakai sumber data karya tulis kepustakaan. Adapun data yang diteliti dikelompokkan pada data primer dan sekunder. Data primernya ialah mengenai al-Islam wa Ushul al-Hukmi (Islam dan Dasar-dasar Pemerintahan) karangan Ali Abdurraziq sedangkan data sekundernya ialah bagian-bagian tertentu dari buku-buku lain yang dapat menunjang dalam penelitian ini, ditambah artikel-artikel, jurnal ilmiah, yang ada hubungannya dengan penulisan skripsi ini. Dengan demikian maka dapat dikumpulkan data-data dengan kategorisasi dan klasifikasi bahan-bahan tertulis yang berhubungan dengan masalah penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca, menelaah, memisahkan, mengelompokkan, lalu menganalisisnya dengan menggunakan analisis deskriptif, analisis isi, dan analisis komparatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Ali Abdurraziq terhadap pandangan sekularismenya dikarenakan latar belakang sosio politiknya. Sistem khilafah setelah masa al-Khulafa al-Rasyidin telah berubah menjadi monarki dan dengan berjalannya waktu khilafah mengalami keruntuhan. Di Indonesia, telah diterapkan ideologi pancasila dimana sila pertama merupakan sila Ketuhanan yang mencerminkan budaya masyarakat Indonesia yang mayoritas mempunyai agama, karenanya, negara sekuler tidak cocok di terapkan di Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: 1. Drs. H. Eman Sulaeman, MH.; Drs. Mohammad Solek, MA.
Uncontrolled Keywords: Politik Islam; Sekularisme; Pemerintahan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 23 Sep 2016 01:36
Last Modified: 23 Sep 2016 01:36
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5797

Actions (login required)

View Item View Item