Pelaksanaan shalat dan zikir pasien skizofrenia di RSJD dr. Amino Gondohutomo Semarang

Suminah, Suminah (2016) Pelaksanaan shalat dan zikir pasien skizofrenia di RSJD dr. Amino Gondohutomo Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
114411019.pdf - Accepted Version

Download (6MB) | Preview

Abstract

Shalat dan zikir merupakan salah bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Shalat dan zikir tersebut seringkali dilakukan secara beriringan di mana zikir senantiasa mengikuti shalat dan dilaksanakan setelah orang mendirikan shalat. Kedua ibadah ini selain sebagai bentuk ibadah juga memiliki manfaat yang sangat besar bagi diri setiap muslim. Shalat dapat memberikan manfaat dalam menjaga perilaku muslim sedangkan zikir dapat memberikan manfaat berwujud ketentraman hati. Manfaat yang terkandung di dalam kedua ibadah tersebut selain untuk muslim yang hidup normal juga dapat dijadikan sebagai media untuk membantu kesembuhan orang yang sedang menderita gangguan kejiwaan. Berdasarkan besarnya nilai manfaat dalam shalat dan zikir serta perlunya pembenahan secara kejiwaan bagi pasien skizofrenia, maka penulis tertarik untuk melaksanakan penelitian tentang pelaksanaan shalat dan zikir pasien skizofrenia di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Data utama penelitian diperoleh melalui tehnik wawancara, dokumentasi dan observasi. Berdasarkan analisa data yang dilakukan diperoleh hasil bahwa pelaksanaan shalat dan zikir pasien skizofrenia di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang masih sangat minim yang hanya dilakukan oleh dua dari 13 jumlah pasien yang menjadi subyek dalam penelitian ini. pelaksanaan shalat dan zikir yang miris tersebut diakibatkan karena kurang adanya pemahaman tentang pentingnya shalat dan zikir dalam kehidupan manusia, tidak adanya arahan dan bimbingan serta orientasi kesembuhan secara medis. Pelaksanaan shalat dan zikir memiliki peranan dalam upaya penyembuhan secara total pasien skizofrenia. Dalam tinjauan tasawuf psikoterapi, pelaksanaan shalat dan zikir dapat menciptakan peningkatan kualitas hati yang tentunya berdampak pada perilaku manusia seperti yang dialami oleh para sufi. Perubahan tersebut dapat terjadi karena adanya efek gerakan shalat, janji Allah terkait shalat dan juga janji Allah terkait dengan zikir. Pelaksanaan shalat akan membantu dalam proses perbaikan metabolisme tubuh, menjaga perilaku dan perbaikan pusat saraf sehingga dapat memperbaiki fungsi hati yang dapat berdampak pada perbaikan produktivitas kortisol untuk meningkatkan imun (kekebalan tubuh). Zikir mendukung dalam memperbaiki hati serta membersihkan hati dari dosa melalui ampunan dan juga membuat hati menjadi baik dan tenang. Perpaduan kedua ibadah inilah yang semakin memudahkan hati menjadi lebih baik dan berkualitas yang didukung dengan jaminan terjaganya perilaku sehingga proses penyembuhan semakin cepat dan berbeda dengan subyek yang tidak melaksanakan shalat dan zikir.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Shalat dan Zikir; Skizofrenia; Penyakit jiwa
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.38 Rites, prayer
600 Technology (Applied sciences) > 610 Medical sciences Medicine > 616 Diseases
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tasawuf dan Psikoterapi
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr. H.M. Amin Syukur, MA.; Bahroon Ansori, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 01 Oct 2016 01:58
Last Modified: 01 Oct 2016 01:58
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5852

Actions (login required)

View Item View Item