Pemahaman dan implementasi hadits-hadits aqiqah pada masyarakat Desa Kauman Kota Kudus

Ilmiyyah, Nafilatul (2016) Pemahaman dan implementasi hadits-hadits aqiqah pada masyarakat Desa Kauman Kota Kudus. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
124211073.pdf - Accepted Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Aqiqah merupakan upacara keagamaan yang sangat memasyarakat di kalangan umat Islam, merupakan upacara penyembelihan hewan berupa kambing pada hari tujuh dari kelahiran sang bayi. Sebagai bagian dari keyakinan hidup masyarakat muslim, tentunya upacara aqiqah bukan sekedar diadakan, melainkan telah mereka yakini sebagai ajaran yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Adapun tradisi yang mengikuti prosesi aqiqah seperti pemotongan rambut bayi, pengolesan minyak maupun bedak di kepala bayi, maupun tradisi-tradisi yang unik lainnya yang berkembang hampir di seluruh masyarakat muslim di Indonesia. Hal ini berawal dari suatu tradisi masyarakat jahiliyyah ketika melakukan penyembelihan hewan aqiqah yang kemudian darah tersebut dioleskan ke kepala sang bayi. Namun, setelah Islam datang Rasulullah memerintahkan untuk mengganti olesan tersebut dengan minyak. Selain itu banyak tradisi – tradisi yang mengikuti kegiatan upacara aqiqah tersebut. Upacara – upacara yang diadakan tersebut mempunyai makna tertentu dan diyakini akan keberkahannya. Salah satunya yaitu, menggendong bayi dan memutarkannya sambil diolesi bedak atau minyak di kepala bayi tersebut. Berawal dari seringnya tradisi aqiqah yang berlaku di masyarakat dan banyaknya tradisi yang berbeda antar daerah, maka penulis ingin mengetahui bagaimana pemahaman dan implementasi masyarakat Desa Kauman Kota Kudus mengenai hadits-hadits aqiqah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian living hadits yang digunakan masyarakat untuk mengaplikasikan suatu hadits. Adapun sumber-sumber datanya diperoleh dari masyarakat Desa Kauman Kota Kudusdan juga buku-buku yang berhubungan dengan penelitian. Teknik pengumpulan data dengan observasi yaitu mengumpulkan data dengan cara pengamatan dengan fenomena yang diteliti, wawancara yaitu pengumpulan data yang diambil dari pertanyaan yang diajukan oleh responden. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan teknik analisis pengambilan data kemudian direduksi setelah itu adanya penyajian data dan terakhir menarik kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil peneitian bahwa masyarakat Desa Kauman menjalankan tradisi aqiqah tersebut tidak hanya mengikuti tradisi sebelumnya, namun juga adanya pengetahuan bahwa hal tersebut meruakan perintah yang telah disabdakan Nabi. Pemahaman masyarakat Desa Kauman terhadap hadits tidaklah kaku. Masyarakat mampu mengaplikasikan pemahaman tekstual dan kontekstual pada suatu hadits, sehingga aplikasi yang dilakukan masyarakat berdasarkan dasar yang telah ada.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hadis; Aqidah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.125 Hadits > 297.1251 Study of Text of Hadith
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > Tafsir Hadis
Additional Information: Pembimbing: Dr. Ahmad Musyafiq, M. Ag.; Ulin Ni’am Masruri, MA.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 03 Oct 2016 00:29
Last Modified: 03 Oct 2016 00:29
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/5868

Actions (login required)

View Item View Item