Islamic parenting: aktualisasi pendidikan Islam dalam tafsir Q.S. Al-Baqarah/2: 132–133 dan Q.S. Luqman/31: 12-19

Husna, Nurul (2016) Islamic parenting: aktualisasi pendidikan Islam dalam tafsir Q.S. Al-Baqarah/2: 132–133 dan Q.S. Luqman/31: 12-19. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
123111129.pdf - Accepted Version

Download (7MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini membahas tentang pengaktualisasian pendidikan Islam dalam pola asuh dan mendidik anak secara Islami (islamic parenting) dalam keluarga Nabi Ibrahim dan Luqman pada masa kini dengan tujuan memberikan penjelasan dan solusi nyata kepada orangtua tentang bagaimana cara orangtua mendidik anak dengan mengambil contoh pendidikan keluarga yang dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim dan Luqman. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: bagaimana konsep dan bentuk aktualisasi islamic parenting dalam pendidikan Islam yang terdapat dalam QS. Al-baqarah: 132-133 dan QS. Luqman: 12-19? Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan metode studi pustaka (library research). Kemudian penulis menganalisis data dengan menggunakan tafsir tahlili dan analisis isi (content analysis). Karena penelitian ini menyangkut al-Qur'an secara langsung, maka sumber pertama adalah kitab suci al-Qur'an. Sumber lainnya meliputi kitab-kitab tafsir, buku, dan tulisan-tulisan lain yang terkait dengan tema penelitian ini. Nabi Ibrahim dan Luqman berperan sebagai subjek pendidikan ketika berwasiat kepada anaknya. Subjek pendidikan dalam surat QS. al-Baqarah ayat 132 – 133 dan QS. Luqman ayat 12 - 19 tertuju kepada orang tua yang mendidik anak-anaknya. Diantaranya sebagai berikut : Pertama, pendidikan aqidah, Nabi Ibrahim mewasiatkan kepada anak-anaknya saat sakaratul maut untuk tetap berpegang teguh pada keyakinan iman kepada Allah dan Luqman memulai nasihat kepada anaknya dengan seruan menghindari syirik sekaligus mengandung pengajaran tentang wujud Allah yang Esa, karena perbuatan syirik itu merupakan kezaliman yang besar. Kedua, pendidikan ibadah, mengajarkan anak untuk beribadah kepada Allah dengan melakukan shalat sebagai tiang agama yang akan membantengi seseorang dari perbuatan keji dan munkar. Selain ibadah shalat, orang tua juga hendaknya membekali anak-anaknya tentang wawasan ibadah lainnya, misalnya puasa, zakat, dan haji. Ketiga, pendidikan muamalah, Luqman memberikan nasihat kepada anaknya agar senantiasa untuk berbuat baik walaupun seberat biji sawi, Allah SWT akan membalasnya. Demikan pula dengan perbuatan yang buruk. Keempat, pendidikan akhlak, Luqman mengajarkan anak untuk memiliki sifat sabar serta menjadi sosok yang berperilaku baik dengannya sesama manusia, tidak memalingkan wajah dan berjalan dengan angkuh (sombong), sederhana dalam berjalan, dan melunakkan suara ketika berbicara. Kemudian anak-anak Nabi Ibrahim dan Luqman bertindak sebagai obyek pendidikan. Keduanya juga sama-sama menggunakan metode nasehat dan juga teladan agar dapat diterima oleh anak-anak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Islamic parenting; Pendidikan Islam; Tafsir Al-Qur'an
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.1 Sources of Islam > 297.12 Al-Quran and Hadith > 297.122 Al-Quran > 297.1226 Interpretation and Criticism
200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.7 Propagation of Islam > 297.77 Islamic religious education
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Additional Information: Pembimbing: Hj. Nur Asiyah, M.S.I.; M. Rikza, M.S.I.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 25 Nov 2016 08:28
Last Modified: 25 Nov 2016 08:28
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6130

Actions (login required)

View Item View Item