Korelasi persepsi siswa tentang diwajibkannya kegiatan shalat berjama’ah di sekolah terhadap intensitas shalat berjama’ah diluar sekolah di SMP Islam Al Azhar 29 BSB Mijen, Semarang

Novita, Novita (2016) Korelasi persepsi siswa tentang diwajibkannya kegiatan shalat berjama’ah di sekolah terhadap intensitas shalat berjama’ah diluar sekolah di SMP Islam Al Azhar 29 BSB Mijen, Semarang. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (853kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (403kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (383kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (349kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (626kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (135kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (3MB) | Preview

Abstract

Dalam skripsi ini akan membahas apakah persepsi siswa mengenai diwajibkannya shalat berjama’ah mempengaruhi intensitas shalat berjama’ah siswa khususnya dalam kehidupan sehari-hari siswa itu dimana saja. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dari definisi tersebut tergambar adanya proses pembelajaran terhadap peserta didik agar mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. Hal ini mengindikasikan betapa pentingnya pendidikan agama untuk mendukung siswa memiliki kekuatan spiritual tersebut. Mengenai hal ini bahwa sekolah tidak hanya bertujuan sebagai salah satu lembaga mencerdaskan anak bangsa saja akan tetapi sekolah juga berkewajiban selain bisa mencerdaskan, juga bisa menjadikan yang berakhlak mulia serta bisa mengajarkan dari nilai-nilai agama yang telah dipelajari. Guru juga sangat berperan besar dalam hal ini, karena guru adalah pentranser ilmu pengetahuan. Tidak hanya itu guru juga selayaknya menjadi contoh yang teladan bagi siswanya. Keberhasilan sekolah dalam menjadikan peserta didik menjadi cerdas dan berakhlak mulia tidak lain dan tidak bukan salah satu faktor yang kuat adalah mencanangkan program-program yang baik salam satu programnya yakni mencanangkan kegiatan yang mewajibkan seluruh peseta didiknya untuk wajib shalat berja’ah di sekolah. Dengan menerapkan program ini persepsi siswa mengenai shalat berjama’ah akan semakin baik. Bukaan tidak mungkin juga jika melakukan kebiasaan shalat berjama’ah di sekolah juga akan mempengaruhi intensitas shalat berjama’ah sehari-hari. Jika program ini berhasil bukan tidak mungkin akan menjadi contoh sekolah-sekolah yang lain, khususnya diharapkan sekolah yang berbasis agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan program diwajibkannya kegiatan shalat berjama’ah di sekolah, dengan hal ini sekolah yang notabene sekolah SMP akan tetapi berbasis Islam, bukan mengedepankan inovasi proses pemebalajaran dan pengetahuannya saja juga mengedepankan aspek spiritual dengan menerapkan program mewajibkan shalat berjama’ah di sekolah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Sholat berjama'ah
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.3 Islamic Worship / Ibadah > 297.38 Rites, prayer
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Wahyudi, M. Pd.; Drs. H. Mustopa, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 29 Mar 2017 08:02
Last Modified: 29 Mar 2017 08:02
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6628

Actions (login required)

View Item View Item