Studi pemikiran A. Hassan tentang hubungan Islam dan kebangsaan

Al-Faqih, Kamal (2016) Studi pemikiran A. Hassan tentang hubungan Islam dan kebangsaan. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (964kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (76kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (146kB) | Preview

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbekangi oleh Islam sebagai agama menuntun manusia ke jalan yang benar baik untuk dirinya sendiri maupun untuk masyarakat bahkan negara. Islam bukan sekedar ajaran ritualitas melainkan juga memberi petunjuk yang fundamental tentang bagaimana hubungan manusia dengan masyarakat bahkan dengan negara. Sebagai perumusan masalah yaitu bagaimana pemikiran A. Hassan tentang Islam dan kebangsaan? Bagaimana corak pemikiran A. Hassan tentang hubungan Islam dan Kebangsaan? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif sedangkan metodenya menggunakan penelitian literer yang berarti library research (penelitian kepustakaan). Data primer yaitu karya tulis A. Hassan, di antaranya: 1) Islam dan Kebangsaan; 2) Tafsir al-Furqan; 3) Soal Jawab tentang Berbagai Masalah Agama 2 jilid. Data sekunder yaitu sejumlah literatur yang mendukung tema penelitian ini. Untuk menganalisis data digunakan deskriptif analisis yaitu menggambarkan pemikiran A. Hassan tentang Islam dan nasionalisme, menggambarkan pemikiran A. Hassan tentang kemerdekaan beragama, menggambarkan pemikiran A. Hassan tentang dasar kehidupan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa menurut A. Hassan, istilah kebangsaan yang dipergunakan oleh para pemimpin Indonesia di tahun dua puluhan dan permulaan tiga puluhan mempunyai arti chauvinism (paham kebangsaan secara berlebihan), netral agama dan bahkan anti Islam. Menurut peneliti, jika paham kebangsaan dapat menimbulkan paham kesukuan yang berlebihan, merasa sebagai bangsa yang paling tinggi, dan bangsa lain dianggap rendah, maka paham nasionalisme seperti ini bertentangan dengan Islam yang menganut paham kesamaan, dan kesetaraan antara berbagai suku bangsa. Corak pemikiran A. Hassan tentang hubungan Islam dan kebangsaan dapat dilihat dari dua aspek. Pertama, corak pemikiran A. Hassan tentang kemerdekaan beragama. Menurut A. Hassan, kemerdekaan agama dapat dilihat dari dua aspek yaitu a) kemerdekaan beragama bagi orang Islam, dan b) kemerdekaan beragama bagi umat agama lain. Menurut Hassan, kemerdekaan beragama bagi orang Islam tidak hanya dalam menjalankan ibadah tetapi juga menegakkan hukum Islam. Menurut Hassan, dalam kenyataannya kemerdekaan beragama hanya sebatas masalah ibadah mahdah (hubungan vertikal/hablum minallah), dan urusan nikah. Sedangkan terhadap sejumlah kemaksiatan atau kemungkaran yang bersinggungan dengan hukum tidak menggunakan hukum Islam. Peneliti sangat setuju dengan pendapat A. Hassan karena dalam Islam sudah ada ketentuan bahwa kita harus saling menghormati dan menghargai antar manusia yang berbeda agama. Kedua, corak pemikiran A. Hassan tentang Dasar kehidupan. Menurut A. Hassan, dasar pemerintahan Islam dapat dilihat dalam beberapa ayat al-Qur'an. Menurut A. Hassan, al-Qur’an mewajibkan umat Islam taat kepada Allah, Rasul dan ulil amri. Taat kepada Allah dan Rasul itu, maksudnya, ialah mengerjakan perintah, menjauhi larangan-larangan dan menghukum menurut apa yang ada dalam al-Qur'an dan Hadis. Taat kepada ulil amri, tentulah tidak dalam urusan ibadah, tetapi semata-mata keduniaan, karena perkara ibadah itu, hak Allah dan Rasul-Nya..

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Additional Information: Pembimbing: Dr. H. Agus Nurhadi, MA.
Uncontrolled Keywords: Politik Islam; Islam dan kebangsaan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.27 Islam and social sciences > 297.272 Islam and politics, fundamentalism
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Jinayah Siyasah
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 20 Apr 2017 01:10
Last Modified: 20 Apr 2017 01:10
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6708

Actions (login required)

View Item View Item