Analisis pendapat Muhammad Abdul Mannan tentang zakat mesin industri

Syarifuddin, Ahmad (2016) Analisis pendapat Muhammad Abdul Mannan tentang zakat mesin industri. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (464kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (419kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (620kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (262kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (490kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (215kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf - Supplemental Material

Download (71kB) | Preview

Abstract

Seiring perkembangan zaman, banyak masalah sosial-ekonomi yang timbul dalam masyarakat yang tidak dapat diselesaikan melalui zakat, karena pemahaman zakat masih sempit dan tekstual hanya tertentu pada harta-harta yang sudah ditetapkan oleh syara’. Seperti halnya pembahasan zakat dalam kitab-kitab klasik, disana hanya ada pembahasan zakat yang selalu diulang-ulang seperti yang ditulis oleh penulis lain, diantaranya adalah: zakat harta perdagangan, harta pertanian, emas dan perak, tanaman dan buah-buahan. Sedangkan dimasa sekarang kontroversi mengenai zakat adalah tentang arti istilah harta benda, dikemukakan bahwa kini zakat dikeluarkan untuk segala jenis harta benda yang tidak diketahui dimasa permulaan islam. Benda-benda seperti mesin perindustrian, sewa bangunan, perdagangan, dan profesi kini dikenakan zakat. Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana pendapat Muhammad Abdul Mannan tentang zakat mesin industri. 2) Analisis dasar pertimbangan hukum Muhammad Abdul Mannan dalam menetapkan zakat mesin industri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research), dimana data yang dipakai adalah data kepustakaan. Data primer yang dipakai dalam penelitian ini adalah Teori dan Praktek Ekonomi Islam karya Muhammad Abdul Mannan. Metode analisis yang digunakan penulis adalah metode normative analisis yaitu menggambarkan dan menganalisis sebuah buku yang berkaitan tentang zakat dan hukum zakat dengan menggunakan norma-norma dalam fiqh mu’amalah. Hasil dari penelitian ini adalah Pemikiran Muhammad Abdul Mannan mengenai zakat atas mesin industri yang harus dikeluarkan adalah harta kekayaan dagang atau asset yang diinvestasikan perusahaan untuk dieksploitasi guna mendapakan keuntungan, beliau tegas menyatakan wajib untuk dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5%. Pertimbangan hukum yang dipakai dalam menetapkan zakat atas mesin-mesin industri, diambil dari Al-Qura’an, hadis, atau ijmak dari para sahabat, tabi’n serta para ulama salaf, dan juga analogi dan asumsi. Sehingga dalam menetapakan zakat ini, beliau memiliki landasan yang cukup kuat. Tetapi dalam pernyataan beliau kurang rinci dalam menjelaskan bagaimana penghitungan zakat mesin-mesin industri. Bentuk ijtihad yang digunakan beliau adalah ijtihad intiqa’i yakni memilih satu pendapat dari beberapa pendapat yang terkuat dikalangan madzhab atau pemikiran lain yang dikemukakan oleh para ulama baik klasik maupun kontemporer.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Zakat mesin industri
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.54 Zakat (Wakaf, Hibah, Infak, Sedekah, dll.)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Muamalah
Additional Information: Pembimbing: Afif Noor, S. Ag., SH., M. Hum.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 20 Apr 2017 01:11
Last Modified: 20 Apr 2017 01:11
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6709

Actions (login required)

View Item View Item