Studi analisis rashdul kiblat bulan dalam kitab Jami’u Al-Adillah karya KH. Ahmad Ghozali

Lukman, Lukman (2016) Studi analisis rashdul kiblat bulan dalam kitab Jami’u Al-Adillah karya KH. Ahmad Ghozali. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (896kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (685kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (423kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LAMPIRAN.pdf - Supplemental Material

Download (1MB) | Preview

Abstract

Raṣhdul (garis) kiblat adalah salah satu metode penentuan arah kiblat berdasarkan bayang-bayang sebuah tongkat pada waktu tertentu. Metode ini berpatokan pada posisi Matahari persis atau mendekati pada titik zenit Kakbah. Posisi lintang Kakbah yang lebih kecil dari nilai deklinasi maksimum Matahari menyebabkan Matahari dapat melewati Kakbah sehingga hasil yang didapat lebih akurat dibandingkan dengan metode-metode yang lain. Metode ini lebih mudah digunakan oleh masyarakat, serta hasil yang diperoleh lebih akurat dengan syarat penandaan waktu yang tepat. Metode penentuan arah kiblat dengan memanfaatkan benda-benda langit yaitu posisi Matahari ketika berada diatas Kakbah yang disebut dengan yaumu raṣhdul qiblat. Peristiwa ini hanya terjadi dua kali dalam setahun yaitu pada tanggal 27/28 Mei jam 16:17:56 WIB dan tanggal 15/16 Juli 16:26:43 WIB, semua bayangan benda yang tegak lurus di permukaan Bumi menunjukkan arah kiblat, karena posisi Matahari pada waktu tersebut berhimpit dengan jalur menuju Kakbah. Selain menggunakan Matahari, benda langit lainnya juga bisa digunakan untuk menentukan arah kiblat. Salah satu benda langit tersebut ialah Bulan. Dalam hal ini ada metode tentang rashdul kiblat Bulan, yaitu dalam kitab Jami’u al-Adillah karya KH. Ahmad Ghozali. Merujuk pada latar belakang di atas maka penulis kemudian merumuskan beberapa masalah. Pertama, Bagaimana metode KH. Ahmad Ghozali dalam penentuan arah kiblat menggunakan rashdul kiblat Bulan?. kedua, Bagaimana tingkat akurasi teori KH. Ahmad Ghozali dalam penentuan arah Kiblat menggunakan metode rashdul kiblat Bulan?. Jenis penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah kualitatif. Sumber data dalam penelitian ada dua yakni data primer dan data skunder. Dalam mengumpulkan data, penulis melakukan studi kepustakaan (library research) serta wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif analitis ( menjelaskan metode) serta komparatif (membandingkan dengan metode lain. Hasil penelitian yang penulis dapatkan adalah, pertama metode rashdul kiblat Bulan sama dengan metode rashdul kiblat Matahari harian, memanfaat gerak edar Bulan saat memotong arah kiblat suatu tempat atau saat azimut Bulan dan azimut kiblat senilai. Kedua, hasil uji komparasi di lapangan dengan rashdul kiblat Matahari maka diketahui ada kemelencengan 1o derajat, kemudian dari hasil uji komparasi dengan azimut Matahari diketahui kemelencengan 0o 40’ menit.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Garis kiblat; Arah kiblat; Rasyadul kiblat bulan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.2 Islam Doctrinal Theology, Aqaid and Kalam > 297.26 Islam and secular disciplines > 297.265 Islam and natural science (Incl. Islamic Astronomy/Ilmu Falak)
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Additional Information: Pembimbing: Moh. Arifin, S. Ag., M. Hum.; Dr. Rupi’i Amri, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 25 Apr 2017 03:16
Last Modified: 25 Apr 2017 03:16
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6752

Actions (login required)

View Item View Item