Analisis pendapat Ibnu Qudamah tentang hukum pernikahan seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang anaknya telah dizinahinya

Ulum, M. Khoirul (2016) Analisis pendapat Ibnu Qudamah tentang hukum pernikahan seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang anaknya telah dizinahinya. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (734kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (471kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (650kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (552kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (696kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (123kB) | Preview

Abstract

Perkawinan merupakan pintu gerbang kehidupan yang wajar atau biasa dilalui oleh umumnya umat manusia. Akan tetapi, akhir-akhir ini banyak sekali perubahan perubahan peradaban yang terjadi pada manusia. Sehingga banyak sekali terjadi berzinaan yang dilakuka oleh anak muda. Dalam hal ini Ibnu Qudamah berpendapat haram hukum menikah seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang anaknya telah dizinahinya. Karena Hubungan seks dengan jalan haram menyebabkan haram hukum nikah, sebagaimana keharaman nikah disebabkan hubungan suami istri yang halal atau suami istri yang syubhat. Maksudnya sudah menjadikan ketetapan hukum haram nikah disebabkan Musha>harah. Adapun yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini yang pertama adalah bagaimana pendapat Ibnu Qudamah tentang hukum pernikahan seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang anaknya telah dizinahinya. Yang kedua, istinbath Ibnu Qudamah tentang hukum pernikahan seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang anaknya telah dizinahinya. Penelitian ini merupakan penelitian studi pustaka ( library research ) dengan pendekatan kualitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis menggunakan data primer dan data sekunder. Adapun yang menjadi data primer dalam penelitian ini adalah kitab Mug}{|ni> ‘ala> Mukhtas}ar al-Khurra>qiyi>, karangan Ibnu Qudamah. Sedangkan data sekunder yang digunakan adalah literature lain yang masih ada kaitanya dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapat Ibnu Qudamah mengatakan haram hukumnya menikah seorang laki-laki dengan seorang perempuan yang anaknya telah dizinahinya, akan tetapi tidak lazim diterapkan pada masyarakat sekarang ini, karena Ibnu Qudamah menganut Imam Hambali. Sedangkan masyarakat kita menganut madzhab Imam syafi’i, yang mana dari kudua madzhab tersebut berbeda pendapat.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Hukum pernikahan Islam; Zina
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Abu Hapsin, MA., Ph. D.; Yunita Dewi Septiana, S. Ag., MA.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 27 Apr 2017 06:37
Last Modified: 27 Apr 2017 06:37
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6767

Actions (login required)

View Item View Item