Kafa’ah sebagai syarat sah pernikahan menurut Syamsudin Muhammad bin Abdullah al-Zarkasyi

Niam, Said (2016) Kafa’ah sebagai syarat sah pernikahan menurut Syamsudin Muhammad bin Abdullah al-Zarkasyi. Undergraduate (S1) thesis, UIN Walisongo.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Accepted Version

Download (966kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Accepted Version

Download (608kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (681kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf - Accepted Version

Download (467kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB IV.pdf - Accepted Version

Download (525kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Accepted Version

Download (200kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Bibliography

Download (221kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf - Supplemental Material

Download (72kB) | Preview

Abstract

Salah satu persoalan yang berkaitan dengan pernikahan adalah kafa’ah. Islam menganjurkan agar adanya keseimbangan dan keserasian, kesepadanan dan kesebandingan antara kedua calon suami istri, untuk dapat terbinanya dan terciptanya suatu rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan rahmah. Para ulama memandang kedudukan kafa’ah dalam pernikahan terdapat perbedaan pendapat. Jumhur ulama termasuk Malikiyah, Syafi’iyah, Hanafiyah dan satu riwayat dari Imam Ahmad berpendapat bahwa kafa’ah itu tidak termasuk syarat sah pernikahan dalam arti kafa’ah itu hanya semata keutamaan, dengan demikian bukanlah berarti bahwa pernikahan itu batal atau tidak sah dengan sebab tidak se-kufu, karena kufu itu hanyalah dimaksudkan agar perkawinan tersebut tidak mendapat celaan dalam masyarakat. Alasan yang mereka gunakan ialah Firman Allah dalam QS. Al-Hujurat ayat 13. Sedangkan Syamsudin Muhammad Bin Abdullah Al-Zarkasyi mengatakan bahwa kafa’ah itu termasuk syarat sahnya perkawinan, artinya tidak sah perkawinan antara laki-laki dan perempuan yang tidak sekufu. Berdasarkan latar belakang di atas, pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana pendapat Syamsuddin Muhammad bin Abdullah al-Zarkasyi tentang kafa’ah sebagai syarat sah pernikahan? 2) Bagaimana istinbath hukum Syamsuddin Muhammad bin Abdullah al-Zarkasyi dalam menetapkan kafa’ah sebagai syarat sah pernikahan? Jenis penelitian ini adalah library research (penelitian pustaka). Jadi dalam hal ini, penelitian yang akan penulis lakukan berdasarkan pada data-data kepustakaan. Data primer dalam penelitian ini adalah kitab syarh Zarkasyi tentang kafa’ah sebagai syarat sah nikah. Analisa data ini menggunakan metode deskriptif analitis. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam al-Zarkasyi berpendapat bahwa seorang yang menikah dengan orang yang tidak sekufu maka pernikahannya dianggap batal atau tidak sah. Hal ini dikarenakan sekufu menurutnya adalah sebagai salah satu syarat yang harus dilengkapi sebelum melaksanakan pernikahan. Adapun kriteria kafa’ah yang dijadikan sebagai syarat sahnya nikah menurut Imam al-Zarkasyi yaitu nasab dan agama. Agama yang dimaksud bukan berarti orang Islam menikah dengan orang Islam, akan tetapi tingkat kualitas keberagamaanya, dalam artian permasalahan keta’atan dalam melaksanakan perintah agama-Nya, yaitu orang yang fasik tidak boleh menikah dengan orang yang ta’at beragama (afifah). Istinbath hukum Imam Syamsuddin Muhammad bin Abdullah al-Zarkasyi adalah QS al-Sajdah ayat 18 dan Hadist yang telah diriwayatkan oleh al-Baihaqi dan Darul Quthni.

[error in script]
Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kafa'ah; Pernikahan
Subjects: 200 Religion (Class here Comparative religion) > 290 Other religions > 297 Islam and religions originating in it > 297.5 Islamic ethics, practice > 297.57 Religious experience, life, practice > 297.577 Marriage and family life
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ahwal Syakhsiyyah
Additional Information: Pembimbing: Drs. H. Slamet Hambali, M. Si.; Dr. Tholkhatul Khoir, M. Ag.
Depositing User: Nur Rohmah
Date Deposited: 28 Apr 2017 07:22
Last Modified: 28 Apr 2017 07:22
URI: http://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/6773

Actions (login required)

View Item View Item